• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 2 September 2014
Tribun Manado

Mencari dan Menyelamatkan

Minggu, 15 September 2013 11:11 WITA
Mencari dan Menyelamatkan
Shutterstock
ilustrasi

Oleh FX Haryanto Pr, Pastor Paroki Santo Joseph Pekerja Manado

TRIBUNMANADO.CO.ID - Suatu hari seorang bapak mondar-mandir di kompleks gereja, lalu ke jalan. Dia mengamat-amati secara teliti semua bagian lokasi gereja dan jalan raya. Rupanya ia sedang mencari sesuatu. Ketika saya bertanya, ia mengatakan sedang mencari STNK mobilnya yang hilang.

Saya mengusulkan agar dibuat pengumuman di surat kabar, di jejaring sosial FB juga. Namun sampai hari ini, saya tidak tahu apakah sudah ditemukan atau belum. Mengapa bapak itu susah payah mencari STNK mobilnya yang hilang? Jawabnya mungkin sederhana: STNK adalah barang berharga dan penting dalam kehidupan bapak itu.

Dalam bacaan Injil hari ini dikisahkan seorang pemilik kawanan domba berjumlah 100 ekor. Ia kehilangan seekor. Mengapa yang seekor itu hilang? Bisa jadi karena dia suka jalan-jalan dancari rumput di tempat lain. Bisa jadi domba-domba yang lainnya suka menyeruduknya, sehingga ia tidak betah tinggal bersama.

Bisa jadi ia sedang jatuh cinta dengan domba lain, sehingga lupa segala-galanya.  Mungkin juga ia terluka oleh terkaman harimau saat sedang berbaring di bawah pohon.  Alhasil, ketika ia sadar ia sudah tidak tahu jalan kembali ke kawanannya, ia tidak bisa lagi mendengar suara tuannya.

Setelah mencek,  pemilik kawanan domba yang baik itu lalu mencarinya hingga dapat. Memanggulnya dengan gembira.Setibanya di rumah ia memanggil tetangganya untuk bersukacita dengannya karena ia telah menemukan dombanya yang hilang. TuhanYesus adalah Gembala yang baik hati.Ia selalu mencari sampai dapa tdomba-domba-Nya yang hilang.

Inilah gambaran dari hidup kita.Kalau kita tersesat, entah oleh kesalahan sendiri atau oleh orang lain atau oleh situasi, kita tidak dapat kembali bila tidak dibantu rahmat Allah. Tetapi Allah adalah Allah yang baik hati.Ia mencari kita. Kalau kita mau dibantu-Nya dan dibawa kembali ke rumah-Nya, Ia dan keluarga surgawi akan sangat bersukacita.

Mengapa Allah mencari kita yang hilang? Karena Dia mengasihi kita.Mengapa Dia mengasihi kita? Karena kita `mahal' di mata Allah. Atas cara sama kita dapat memahami pula perumpamaan tentang dirham yang hilang. Namun intinya sama, yakni Allah selalu mencari anaknya yang hilang. Pertobatan selalu membawa kegembiraan bagi keluarga surgawi.Karena dengan pertobatan kitak embali kepada Allah Sang Penyelamat. Namun janganlah kita mengerti keselamatan Allah itu secara matematis dan ekonomis.

Santo Paulus memberikan kesaksian dirinya.Ia bersyukur kepada Tuhan karena menganggap dirinya yang paling berdosa di antara semua orang dikasihani-Nya dan dipilih-Nya menjadi saksi-Nya. Baginya, Yesus sungguh telah datang ke dunia dan menyelamatkan orang berdosa. Karya penyelamatan Kristusitu telah dirasakannya secara luar biasa melalui proses pertobatannya yang istimewa.

Allah justru menggunakan Paulus menjadi alat untuk mewartakan Injil. Bagi Allah, mantan pendosa kelas berat pun dapat dijadikan sarana karya penyelamatan-Nya.
Keselamatan Allah tercurah atas kita karena Dia Maha Pengampun.

Kepada bani Israel yang telah tegartengkuk karena telah membuat patung `lembu emas', Tuhan tetap memberikan pengampunan kepada mereka.Setelah Musa berdoa kepada Tuhan agar mengingat sumpah yang telah dijanjikan kepada nenek moyang mereka Abraham, IshakdanYakob, maka murka Tuhan reda. Tuhan tetap setia kepada janji-Nya, walau Israel tidak setia kepada-Nya.Tuhan tetap setia kepada kita yang berdosa agar bertobat, walau kita sering tidak setia kepada-Nya. Karena Allah itu baik bagi semua orang. (*)

Editor: Dion_Putra
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
456464 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas