• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 23 Oktober 2014
Tribun Manado

Fakta-fakta Penting Temuan Polisi Kecelakaan Anak Ahmad Dhani

Selasa, 10 September 2013 06:55 WITA
Fakta-fakta Penting Temuan Polisi Kecelakaan Anak Ahmad Dhani
WARTA KOTA / ALEX SUBAN
Sejumlah korban kecelakaan menunggu evakuasi di Tol Jagorawi, Jakarta Timur, tepatnya di jalur Jakarta ke Bogor, KM 8 200, Minggu (8/9/2013) pukul 00.45. Kecelakaan yang melibatkan tiga mobil tersebut mengakibatkan 6 orang tewas dan 10 orang lainnya luka-luka. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Mobil Mitsubishi Lancer bernomor polisi B 80 SAL yang dikemudikan AQJ (13) alias Dul, putra bungsu Ahmad Dhani terlibat kecelakaan yang menewaskan enam orang di Km 8+200 Tol Jagorawi. Sembilan orang lainnya mengalami luka-luka.

Sementara itu Dul mengalami patah kaki dan harus dirawat di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan. Dul sudah menjalani dua kali operasi di punggung dan panggul.

Polisi yang menangani kecelakaan ini belum menetapkan tersangka atas kejadian tersebut. Namun, penyidik menemukan beberapa fakta terkait kecelakaan tersebut.

Berikut 5 fakta temuan polisi soal kecelakaan maut di Jagorawi.

1. Mobil Dul diperkirakan berkecepatan 105,8 Km/Jam

Tim gabungan kepolisian lalu lintas Jakarta Timur telah melakukan gelar perkara di lokasi kejadian kecelakaan maut di Km 8.200 Tol Jagorawi arah Jakarta. Dari hasil penyelidikan awal, polisi memperkirakan kecepatan Mitsubishi Lancer B 80 SAL yang dikendarai oleh Abdul Qadir Jaelani (13) di atas 100 Km/Jam.

Kami masih gelar perkara, indikasi kecepatan saat ini pada saat titik mobil menghantam pembatas itu sekitar 105,8 KM/Jam, ujar Kanit Laka Lantas Jakarta Timur, AKP Agung Leksono, saat dihubungi merdeka.com, Minggu (8/9/2013).

2. Dul tidak memiliki SIM

Abdul Qodir Jaelani atau yang akrab dipanggil Dul mengalami kecelakaan maut di Tol Jagorawi dini hari tadi. Dalam peristiwa nahas tersebut, Dul membawa mobil Mitsubishi Lancer bernopol B 80 SAL bersama seorang temannya.

Kasubdit Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Hindarsono mengatakan Dul yang masih berusia 13 tahun ini dipastikan tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM).

Tidak ada SIM-nya. Mengemudi mobil si bawah umur itu, pelanggaran, ujar Hindarsono kepada merdeka.com, Minggu (8/9/2013).

3. Mobil atas nama Ahmad Dhani

Abdul Qodir Jaelani (13) alias Dul mengalami kecelakaan ketika mengendarai mobil Mitsubishi Lancer bernomor polisi B 80 SAL di Km 8+200, Tol Jagorawi, dini hari tadi. Setelah diselidiki, ternyata mobil yang seharga ratusan juta rupiah milik Ahmad Dhani, bapaknya Dul.

Kanit Laka Lantas Jakarta Timur, AKP Agung Leksono mengatakan nama Ahmad Dhani tertera dalam Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Mobil (Dul) atas nama ayahnya (Ahmad Dhani), kata Agung saat dihubungi merdeka.com, Minggu (8/9/2013).

4. Dul pemicu kecelakaan yang tewaskan 6 orang

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, kecelakaan tiga kendaraan di Tol Jagorawi, dipicu oleh pengemudi mobil Mitsubishi Lancer. Mobil yang dikemudikan Abdul Qodir Jaelani hilang kendali, lalu melompati pagar pembatas.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto, setelah masuk ke jalur Jakarta Bogor, Lancer yang dikemudikan anak musisi Ahmad Dhani menghantam Gran Max yang berisi 6 penumpang. Lalu, Gran Max menabrak Avanza yang bermuatan 7 orang.

Penumpang dalam mobil Gran Max meninggal dunia di tempat 4 orang, kemudian menyusul dua orang di rumah sakit, ujar Rikwanto, Minggu (8/9/2013).

5. Speedometer mobil Dul berhenti di 82 Km/Jam

Mitsubishi Lancer B 80 SAL yang dikendarai oleh Abdul Qadir Jaelani (Dul), putra Ahmad Dhani hancur pasca kecelakaan di Km 8.200 Tol Jagorawi arah Jakarta. Dul diketahui mengendarai mobil jenis sedan ini dengan kecepatan rata-rata di atas 100 KM/jam saat terjadi kecelakaan tersebut.

Kanit Laka Lantas Jakarta Timur, AKP Agung Leksono, mengatakan dari hasil gelar perkara diindikasikan kecepatan mobil yang dikendarai Dul diperkirakan berkecepatan 105,8 KM/Jam pada saat titik mobil menghantam pembatas jalan.

Itu diperkirakan titik pertemuannya antar mobil dan pembatas jalan dan menabrak mobil lainnya. Lalu titik terakhir terlihat di dashboard itu titik berhenti berada di 82 Km/Jam, kata Agung, Minggu (8/9/2013). (mdk)

Editor: Robertus_Rimawan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
449523 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas