Kamis, 2 Juli 2015

Diisukan Pakai Minyak Babi, Pelanggan Solaria Menurun

Jumat, 16 Agustus 2013 00:06

Diisukan Pakai Minyak Babi, Pelanggan Solaria Menurun
IST
Rumah makan Solaria 

TRIBUNMANADO.CO.ID, DEPOK - PT Solaria, penyedia jasa layanan rumah makan Solaria, Kamis (15/8/2013) kembali membantah keras tudingan yang menyebutkan sajian restoran tersebut haram. Pihak Solaria bahkan menegaskan, isu yang beredar luas di sosial media dan media online hanyalah isu liar yang berkembang tanpa kejelasan. “Saya juga sangat menyayangkan isu tersebut," kata Operasional Manager PT Solaria, Dedy Nugrahadi di Depok.

Kasus ini bermula ketika ada salah satu produk franchise penyedia minyak menawarkan ke perusahaan untuk bergabung, tapi perusahaan menolak karena Solaria sudah memakai minyak yang berlabel halal. Selain itu Solaria tidak mencari mitra. "Setelah itu mulailah bergulir isu yang terus berkembang. Terlebih isu yang dikembangkan itu sangat sensitif,” kata dia.

Untuk membuktikan ucapannya, Dedy sempat memperlihatkan seluruh sertifikat halal dari bahan mentah makanan dan minuman yang disajikan restorannya. Tak hanya itu saja, Dedy yang mengaku seluruh karyawannya Muslim ini pun menegaskan pihaknya telah berkonsultasi dengan pihak MUI.

“Mulai dari bumbu, gula hingga es batu sekali pun kami ada sertifikat halalnya silakan kalian lihat," katanya.

MUI pun telah melakukan pengecekan dan hasilnya negatif, tidak ada bahan makanan di restoran itu yang mengandung bahan yang diharakan. "Apalagi pakai minyak babi, astaghfirullah," ujarnya.

Dedy mengaku pihaknya sangat menjaga kehalalan produk yang dijualnya, apalagi ia berasal dari lingkungan agamis. "Anak-anak saya semua di pesantren, istri saya adalah Muslim yang fanatik,” lanjutnya.

Dedy mengaku belum tahu persis dampak isu yang berhembus itu terhadap penjualan produknya. Namun secara kasat mata Dedy mengatakan terjadi penurunan jumlah pelanggan.

Halaman12
Editor: Robertus_Rimawan
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas