• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 17 September 2014
Tribun Manado

Jerit Histeris Mengiringi Pemakaman Sisca

Kamis, 8 Agustus 2013 18:36 WITA
Jerit Histeris Mengiringi Pemakaman Sisca
FACEBOOK
Franciesca Yofie. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BANDUNG - Setelah sebelumnya sempat disemayamkan di Rumah Duka Nana Rohana selama 2 hari, korban pembunuhan sadis Franciesca Yofie akhirnya dimakamkan di TPU Kristen Pandu, Bandung, Kamis (8/8/2013).

Suasana duka dan jerit histeris keluarga serta kerabat mewarnai pemakaman jenazah korban. Sementara itu petugas Polrestabes Bandung masih melakukan penyelidikan terkait kemungkinan pelaku sebagai orang dekat korban.

Sesaat sebelum dibawa ke pemakaman, pihak keluarga sempat melantukan doa perpisahan dan diwarnai isak tangis kakak korban yang tampak tidak kuasa menahan duka Setelah melantunkan doa perpisahan, akhirnya keluarga diberikan kesempatan untuk mendekati peti mati berisi jenazah korban sebelum akhirnya jenazah Franciesca Yofie dibawa ke TPU Pandu di kawasan Cicendo, Bandung.

Tidak jauh berbeda dengan di Rumah Duka Nana Rohana, suasana pemakaman manager sebuah perusahaan pembiayaan ini juga kembali diwarnai isak tangis keluarga serta kerabat korban.

Bahkan kakak korban yang tidak kuasa menahan duka sempat tidak sadarkan diri saat jenazah korban telah dimasukan ke dalam liang lahat. Salah seorang keluarga korban mengutuk keras aksi sadis yang dilakukan dua pengendara sepeda motor yang mengakibatkan korban tewas.

Pihak keluarga berharap agar pihak kepolisian segera mengusut tuntas kasus pembunuhan sadis tersebut dan menjerat kedua pelaku dengan hukuman setimpal.

Sementara itu petugas Polrestabes Bandung masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus pembunuhan sadis ini. Petugas juga mengaku masih melakukan penyelidikan di status facebook korban terkait kemungkinan pelaku sebagai orang dekat korban. (mtv)

Editor: Robertus_Rimawan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
406313 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas