• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 21 Oktober 2014
Tribun Manado

KPU Minahasa Terima Surat Edaran KPU

Senin, 5 Agustus 2013 21:44 WITA

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Minahasa telah menerima surat edaran KPU terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 39/PUU-XII/2013.

Ketua KPU Minahasa, Meidy Tinangon saat diwawancarai Tribun Manado, Senin (5/8) menjelaskan, surat edaran KPU Nomor 554/KPU/VII/2013 tertanggal 2 Agustus 2013 itu berisi tentang instruksi kepada KPU didaerah terkait penetapan syarat anggota DPRD yang akan maju sebagai bakal calon anggota legislatif dari parpol lain karena parpol asal tidak terdaftar sebagai peserta Pemilucaleg 2014.

Dirinya menjelaskan, dalam surat edaran itu dijelaskan, dalam menyusun Daftar Calon Sementara Hasil Perubahan, KPU kabupaten/kota melakukan pengecekan ulang terhadap caleg yang berasal dari parpol yang bukan peserta Pemilucaleg 2014 untuk diberikan status 'memenuhi syarat'.

Menurutnya dalam surat edaran ini dijelaskan Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2013 pasal 19 huruf J tidak lagi menjadi syarat yang mempengaruhi status calon tersebut. Dalam pasa 19 ini dijelaskan 'dalam hal anggota parpol sebagaimana dimaksud pada huruf 'I' angka 2 adalah anggota DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota, surat pernyataan pengunduran diri dilengkapi dengan surat pernyataan pengunduran diri sebagai anggota DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota.

"Surat edaran dari KPU telah kami terima dan akan diaplikasikan dalam penetapan status anggota DPRD Minahasa yang mencalonkan diri dari parpol lain. Dalam surat edaran ini dijelaskan, surat pengunduran diri dari anggota DPRD tidak lagi dibutuhkan sesuai putusan MK," ujarnya.

Tinangon mengatakan persyaratan dalam pasal 19 huruf 'J' hanya berlaku pada anggota DPRD yang berasal dari caleg peserta Pemilucaleg 2014 namun mencalonkan diri dari parpol lain. Dalam hal ini persyaratan harus mengundurkan diri harus diikuti oleh Annelin Tamon yang dari PDIP berpindah ke Partai Golkar.

Sebanyak tiga anggota DPRD Minahasa dari parpol yang bukan peserta Pemilucaleg 2014 yang mencalonkan diri dari parpol lain. Mereka adalah Joan Retor dari Partai Republikan yang menjadi caleg dari Partai Demokrat, Jusiphita Worang dari Partai Pelopor dan Handry Gerungan dari Partai Barnas yang mencalonkan diri dari Partai Nasdem. Ketiga nama ini tidak perlu lagi mengundurkan diri dari anggota DPRD Minahasa.

Jusiphita Worang mengatakan dirinya sangat bersyukur atas putusan dari MK tersebut. Menurutnya keputusan yang diambil tersebut memang sangat adil untuk mereka karena bukan salahnya Partai Pelopor tidak menjadi peserta Pemilucaleg 2014.

"Saya ingin terus mengabdikan diri pada masyarakat dan untuk mencapai tujuan tersebut saya harus maju sebagai caleg dari parpol lain. Saya bersyukur atas putusan tersebut dan ini sangat adil bagi kami," ujarnya. (luc)

Editor: Andrew_Pattymahu
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
402843 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas