Senin, 30 Maret 2015

Data Tentang Pariwisata Bunaken Masih Kurang

Kamis, 11 Juli 2013 17:50 WITA

Data Tentang Pariwisata Bunaken Masih Kurang
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi.

Laporan wartawan Tribunn Manado Herviansyah

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Data mengenai pariwisata di Bunaken sampai saat ini masih minim. Padahal hal tersebut cukup penting untuk meningkatkan pariwisata di Sulawesi Utara (Sullut).

Demikian diakui oleh Antonius Simbolon dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara (Sulut) dalam Penguatan Teknis Kelompok Kerja DMO Bunaken Direktorat Perancanangan Destinasi dan Investasi Pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Swisbell Maleosan Manado, Kamis (11/7/2013).

Untuk itu dalam pemaparan data pariwisata saat ini skalanya Sulut saja, sedangkan kabupaten dan kota seperti Manado, Bitung dan Minahasa Utara (Minut) tidak dilakukan. Saat ini data yang ada di BPS antara lain statistik kunjungan tamu asing, statistik kunjungan wisatawan nusantara dan statistik jasa akomodasi.

Sedangkan untuk statistik kunjungan  tamu asing biasanya diambil melalui pelabuhan laut dan udara, pengumpulan kartu kedatangan/keberangakat Direktorat Jenderal Imigrasi Sulut, selain itu diambil dari tiga UPT  Imigrasi seperti di Bandara Samrat, Pelabuhan Bitung, Tahuna, Miangas, Marore.

Sedangkan yang disebut sebagai wisatawan adalah mereka yang menginap lebih dari 24 jam, namun kurang dari 6 bulan. Sedangkan pelancong adalah mereka yang melakukan kunjungan kurang dari 24 jam.

Sedangkan menurut John Rembet dari perwakilan Dishubkominfo Sulut mengungkapkan untuk membantu pariwisata di Sulut saat ini pihaknya telah membangun beberapa BTS di Bunaken, sehingga masyarakat dari penjuru dunia manapun bisa mengakses informasi tentang Bunaken. Dan dari Bunaken bisa mengakses internet.

Halaman12
Penulis: Herviansyah
Editor: Robertus_Rimawan
KOMENTAR

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas