Sabtu, 23 Mei 2015

Yobbi Cs Segera Bangun Sinagoge di Manado

Senin, 8 Juli 2013 15:26

Yobbi Cs Segera Bangun Sinagoge di Manado
Pemimpin Penganut Yahudi sedang mempersiapkan ibadah, Sabtu (28/6).

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Rumah ibadah bagi penganut Yahudi adalah sinagoge. Namun menurut Rabbi Yobbi Ensel, tidak ada perintah agar ibadah harus dilakukan di sinagoge.

Saat ini jemaat Yahudi dia pimpin belum memiliki sinagoge resmi. Ibadah mingguan saban Sabtu dilangsungkan di rumahnya, Jalan 14 Februari, Teling Atas, Lingkungan Dua, Kota Manado, Sulawesi Utara. "Beribadah bisa di mana saja, tidak harus di sinagoge," kata Yobbi saat ditemui merdeka.com Sabtu siang pekan lalu di rumahnya.

Sejak tahun lalu Yobbi dan jemaatnya sedang mencicil sebuah bangunan tidak jauh dari rumahnya. Rencananya bangunan itu dijadikan sinagoge untuk jemaatnya atau penganut Yahudi lainnya.

Yobbi mulanya pengikut Yahudi tradisional bermarkas di Tondano, Sulawesi Utara. Komunitas ini memiliki sinagoge dulu bernama Beth Hashem pada 2002. Karena berbeda pandangan dalam menjalankan ajaran Yudaisme, dia memisahkan diri.

Setahun kemudian dia bersama jemaatnya beribadah Sabbath di rumahnya. Namun dia menolak menjelaskan soal perbedaan pandangan itu. "Sesama Yahudi dilarang saling menjelekkan," ujar Yobbi.

Dia hanya mau bercerita tentang sejarah sinagoge di Tondano itu. Menurut Yobbi, sekitar 2002 Marlina Van Der Stoop, keturunan Batak tinggal dan menikahi Yahudi Belanda, datang ke Manado, Perempuan ini ingin mendirikan sinagoge agar keturunan Yahudi di Manado bisa beribadah.

Sinagoge dibeli Marlina itu mulanya adalah rumah kakek Yaakov Baruch atau dikenal sebagai Toar Palilingan Jr, penganut Yahudi Tondano. Marlina kemudian mempercayakan pengelolaan sinagoge itu kepada Yaakov Baruch.

Halaman12
Editor: Aswin_Lumintang
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas