Rabu, 26 November 2014
Tribun Manado

KPU Tomohon Susun Daftar Calon Tetap Legislatif

Senin, 8 Juli 2013 17:36 WITA

KPU Tomohon Susun Daftar Calon Tetap Legislatif
KPU.go.id
Logo Pemilu 2014.

Laporan wartawan Tribun Manado Warstef Abisada


TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tomohon siap menyusun daftar calon tetap (DCT) pemilihan umum (Pemilu) legislatis 2014, setelah dalam masa tanggap masyarakat selama daftar calon sementara (DCS) diumumkan tidak ditemukan adanya bakal calon yang bermasalah.
 
“Sampai penutupan tanggapan masyarakat, tak ditemukan adanya bakal calon yang bermasalah, jadi KPU sebagai penyelenggara akan segera menyusun DCT mengacu dari DCS yang telah ditetapkan. Sekarang sudah dalam persiapan penyusunan,” ujar Beldie Tombeg, Ketua KPU Kota Tomohon, kemarin.
 

Kendati selama masa tanggap masyarakat tak ditemukan bakal calon bermasalah, menurut Beldie tak menjamin yang bersangkutan akan secara otomatis disahkan sebagai calon tetap pada 22 Agustus mendatang, sebab ada satu syarat mutlak yang wajib dimasukkan bagi mereka yang dibiayai oleh dana APBD atau APBN, karena menduduki jabatan dipemerintahan maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yakni surat pemberhentian dari jabatan oleh pejabat berwenang.

“Paling lambat tanggal 1 Agustus surat pemberhentian dari jabatan bagi mereka yang menduduki jabatan dipemerintahan atau BUMD sudah dimasukkan oleh bakal calon ke KPU, karena itu menjadi syarat mutlak. Jika tidak maka yang bersangkutan tak akan dimasukkan dalam DCT, artinya tidak berhak untuk ikut pada pemilu 2014 nanti,” tuturnya sembari menambahkan untuk saat ini ada 141 bakal calon yang masuk dalam DCS.

Terpisah, Piet Pungus, Ketua Badan Pengawas Perusahaan Daerah Pasar Kota Tomohon yang menjadi bakal calon legislatif dari Partai Golkar di wilayah Tomohon Utara menegaskan sebelum tanggal 1 Agustus, surat yang diminta KPU untuk melengkapi syarat sebagai calon akan dilengkapinya. “Yang pasti sebelum tanggal 1 Agustus, surat tersebut sudah dimasukkan ke KPU, karena setiap pejabat yang mencalonkan diri wajib mengundurkan diri jika masuk dalam bursa calon legislatif, sesuai amanat undang-undang. Akan saya taati,” jelasnya.

Namun, sebelum surat tersebut diserahkan Pungus mengakui hingga kini dirinya masih terus menjalankan tugas sebagai pengawas di Perusahaan Daerah Pasar Tomohon, hingga penggantinya ditetapkan oleh Wali Kota Jimmy Eman. “Karena belum ada serah terima jabatan, maka tugas yang saya emban sekarang tetap dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab demi kemajuan masyarakat di daerah ini,” katanya.

Didi Ekel, anggota Badan Pengawas PDAM Kota Tomohon yang menjadi bakal calon legislatif Partai Amanat Nasional (PAN) dari wilayah Tomohon Utara juga mengungkapkan akan melengkapi syarat dimaksud, sebab surat pengunduran diri sudah dimasukkan kepada Wali Kota sebagai pejabat yang berwenang memberhentikan dan mengangkat pejabat baru. “Surat pengunduran diri dari jabatan saya di PDAM sudah dimasukkan ke Wali Kota, jadi dalam waktu dekat ini akan saya tanyakan kepada beliau apakah sudah dikeluarkan keputusannya atau belum. Tapi, saya yakin Pak Wali Kota akan mengeluarkan surat pemberhentian itu, karena harus mengangkat pejabat yang baru juga untuk mengisi kekosongan jabatan yang saya tinggalkan,” tukasnya.

Penulis: Warsteff_Abisada
Editor: Rine_Araro

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas