• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 25 April 2014
Tribun Manado

Polda Sulut 'Gempar', Mumpuni Tangani Korupsi, Diganti!

Sabtu, 6 Juli 2013 12:32 WITA
Polda Sulut 'Gempar', Mumpuni Tangani Korupsi, Diganti!
NET
Ilustrasi

Laporan wartawan Tribun Manado Kevrent Sumurung

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Penyidik Tipikor Polda Sulut terlihat lesu. Wajahnya terlihat tak bersemangat ketika keluar dari ruangannya, Jumat (5/7/2013). Rupanya mereka mendapatkan kabar yang tidak menyenangkan karena pimpinannya tiba-tiba dimutasikan.  

AKBP DR Grubert Ughude SH MH yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit Tipikor Polda Sulut, dimutasikan menjadi Kasubdit Jatanras. Lulusan Strata 3 Universitas Hasanuddin Makasar itu diganti oleh AKBP William A Simanjuntak yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit Narkoba.

Pergantian ini pun membuat gempar jajaran Polda Sulut. Pasalnya, pilar utama dalam penanganan kasus korupsi dikenal mumpuni karena mempunyai pengalaman dan menguasai kasus korupsi, harus diganti dengan pejabat baru.

“Sampai perwira tinggi yang sudah tidak bertugas di Polda Sulut ini juga kaget. Soalnya cuma Pak Grubert yang mampu menyelesaikan kasus korupsi,” tutur seorang anggota Polisi yang meminta namanya tidak dipublikasikan.  

Ughude sendiri dimutasikan berdasarkan STR nomor 188/VII/2013, jabatan Kasubdit Tipikor diisi AKBP William Simajuntak Sik sebelumnya menjabat Kasubdit II Direktorat Narkoba, sedangkan Ughude dipercayakan sebagai Kasubdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum).

Ughude saat diwawancarai mengaku menerima keputusan dari Kapolda Sulut. “Ini namanya dinamika di tubuh organisasi,” katanya. Apakah penanganan kasus korupsi akan terhenti setelah kepindahannya? “Tidak..Saya akan kawal terus kasus korupsi yang sedang berjalan,”  tuturnya.

Sementara itu, sebelum STR ini keluar yakni pada hari Rabu kemarin, Kapolda Sulut, Brigjen Robby Kaligis melalui ajudannya terlihat memanggil Ughude bersama dengan penyidik unit 1. Mereka dipanggil terkait penanganan kasus tukar guling lahan Kawiley. Pada saat menghadap ternyata Kapolda sudah bersama dengan tersangka kasus korupsi tukar guling lahan Kawiley.  

Kapolda Sulut sendiri saat itu membantah bahwa dirinya memanggil penyidik untuk mengintervensi kasus tersebut. Dia saat dikonfirmasi mengatakan pemanggilan tersebut terkait pemeriksaan terhadap kasus tersebut. “Ini hanya berkaitan dengan pemeriksaan saja. Saya tidak bisa menelanjangi hasil pemeriksaannya,” bantahnya.

Penulis: Kevrent_Sumurung
Editor: Robertus_Rimawan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
364663 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas