Tarif Bakal Naik Tapi Penghasilan Sopir Bus Tetap
Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dipastikan bakal naik.
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Andrew_Pattymahu
Laporan Wartawan Tribun Manado, Ryo Noor
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dipastikan bakal naik. Sopir angkutan umum pun harap-harap cemas menanti keputusan pemerintah untuk kenaikan harga tarif angkutan umum
Wenny Musak, Supir Bos Tomohon Manado menyerahkan keputusan menaikkan tarif, asalkan sesuai asalkan sesuai dengan tarif BBM. Ia yakin pemerintah punya formula mempertimbangkan banyak hal.
"Biasa dari dinas perhubungan yang tentukan, sekarang 6000 bagusnya belum tahu juga naik berapa," kata dia.
Menurut
Wenny, BBM naik sudah pasti berdampak pada kenaikan tarif, namun justru
berbanding terbalik dengan penghasilan supir dan kernet bus yang
cenderung tetap, bahkan bisa-bisa terkuras kebutuhan lain yang bakal
naik juga
"Logikannya kan begitu, tarif naik buat menutupi harga BBM yang naik, penghasilan tetap sama," ujarn
Biasanya
sekali mengemudikan bus dari Manado-Tomohon ia memperoleh Rp 180 ribu,
itu belum potong biaya solar dan kernet. Untuk biaya solar ia merongoh
kocek Rp 40 ribu untuk penggunaan pulang pergi Manado Tomohon, atau
hampir 9 liter. Bila BBM naik Rp 6000, ia harus mengeluarkan kocek Rp 54
ribu untuk jarak tempuh yang sama.
Temmy Suoth, Supir bus Manado Langowan, mengatakan sudah keharusan tarif angkutan naik bila BBM naik. Kalau tidak demikian, pasti akan menimbulkan protes dari supir. Untuk tarif Manado-Langowan kini dibandrol Rp 12 ribu, bila BBM naik seharusnya kata Temmy, tarif naik berkisar Rp 13,500 sampai 14 Ribu "Tarif seperti itu tetap saja penghasilang kita tetap, karena kebutuhan lain pasti naik selain BBM," tuturnya.
Jantje Rumambi, Supir Karombasan Warembungan pun sependapat, selain BBM, harga onderdil, oli, dan lainnya pasti akan naik, itu sudah jadi konsekuensi "Kalau mau pilih lebih baik tak usah naik, supir susah penumpang juga susah. Sekarang saja tarif ke Warembungan Rp 3000, anak sekolah Rp 2500, bisa-bisa tarif naik jadi Rp 4000," kata dia. (ryo)