Selasa, 9 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tarif Bakal Naik Tapi Penghasilan Sopir Bus Tetap

Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dipastikan bakal naik.

Tayang:
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Andrew_Pattymahu

Laporan Wartawan Tribun Manado, Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID,  MANADO -  Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dipastikan bakal naik. Sopir angkutan umum pun harap-harap cemas menanti keputusan pemerintah untuk kenaikan harga tarif angkutan umum

Wenny Musak, Supir Bos Tomohon Manado menyerahkan keputusan menaikkan tarif, asalkan sesuai asalkan sesuai dengan tarif BBM. Ia yakin pemerintah punya formula mempertimbangkan banyak hal.

"Biasa dari dinas perhubungan yang tentukan, sekarang 6000 bagusnya belum tahu juga naik berapa," kata dia.

Menurut Wenny, BBM naik sudah pasti berdampak pada kenaikan tarif, namun justru berbanding terbalik dengan penghasilan supir dan kernet bus yang cenderung tetap, bahkan bisa-bisa terkuras kebutuhan lain yang bakal naik juga
"Logikannya kan begitu, tarif naik buat menutupi harga BBM yang naik, penghasilan tetap sama," ujarn

Biasanya sekali mengemudikan bus dari Manado-Tomohon ia memperoleh Rp 180 ribu, itu belum potong biaya solar dan kernet. Untuk biaya solar ia merongoh kocek Rp 40 ribu untuk penggunaan pulang pergi Manado Tomohon, atau hampir 9 liter. Bila BBM naik Rp 6000, ia harus mengeluarkan kocek Rp 54 ribu untuk jarak tempuh yang sama.

Temmy Suoth, Supir bus Manado Langowan, mengatakan sudah keharusan tarif angkutan naik bila BBM naik. Kalau tidak demikian, pasti akan menimbulkan protes dari supir. Untuk tarif Manado-Langowan kini dibandrol Rp 12 ribu, bila BBM naik seharusnya kata Temmy, tarif naik berkisar Rp 13,500 sampai 14 Ribu "Tarif seperti itu tetap saja penghasilang kita tetap, karena kebutuhan lain pasti naik selain BBM," tuturnya.

Jantje Rumambi, Supir Karombasan Warembungan pun sependapat, selain BBM, harga onderdil, oli, dan lainnya pasti akan naik, itu sudah jadi konsekuensi "Kalau mau pilih lebih baik tak usah naik, supir susah penumpang juga susah. Sekarang saja tarif ke Warembungan Rp 3000, anak sekolah Rp 2500, bisa-bisa tarif naik jadi Rp 4000," kata dia. (ryo)

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved