Pembangunan Rumah Ibadah di Perum Rizki Jadi Polemik
Pembangunan sebuah tempat ibadah di Perum Rizki mengundang polemik.
Tayang:
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Andrew_Pattymahu
Warga sekitar tempat ibadah tersebut menolak pembangunannya,
sementara pihak yang membangun ngotot hendak mendirikan bangunan tersebut.
Mengantisipasi situasi yang kian memanas, pemerintah Kecamatan
Kalawat langsung menggelar pertemuan, Rabu (19/6) di Kantor Camat Kalawat.
Pertemuan tersebut melibatkan
banyak pihak diantaranya Camat dan Sekcam Kalawat Tineke A Rarung SH dan Johan
Wewengkang, perwakilan Kantor Kementrian Agama Minut, Danramil, Kasat Intel
Polres Minut dan perwakilan Kapolsek Airmadidi, Ketua FKUB Minut, panitia
pembangunan serta masyarakat sekitar.
Pertemuan tersebut sempat memanas ketika seorang warga bernama
Dolfie Maringka mengungkapkan uneg - unegnya soal pembuatan tempat ibadah
tersebut.
Dolfie mengungkapkan, tempat ibadah tersebut tidak memenuhi
persyaratan SKB tiga menteri, karena tidak disetujui masyarakat sekitar.
Aparat setempat sebenarnya sudah berupaya menegur, namun tak
digubris. Malah material tanah dan batu terus ditimbun di lokasi.
Menyikapi hal tersebut, Camat Kalawat akan membentuk tim khusus,
dengan tugas pertama yaitu mengecek di lokasi.
Setelah itu tim akan berembuk untuk mencari solusi terkait masalah
tersebut.
“Saya akan bentuk tim khusus untuk membahas masalah ini, kami akan
turun pada hari jumat” tuturnya.
Lanjutnya, timnya akan bekerja professional berdasarkan aturan
yang berlaku.
Kasat Intel Polres Minut mengimbau masyarakat tetap tenang dan
jangan mengambil jalan sendiri.
‘Percayalan pemerintah akan mengatasi ini,” tuturnya.