Lebih Baik Warga Segera Direlokasi
Wali Kota Manado Godbless Sofcar Vicky Lumentut berencana akan membangun kebun binatang atau taman safari di wilayah Kota Manado.
Penulis: Finneke | Editor:
Untuk mewujudkan Manado sebagai Kota Model Ekowisata, Wali Kota Manado Godbless Sofcar Vicky Lumentut (GSVL) berencana akan membangun kebun binatang atau taman safari di wilayah Kota Manado. Sementara perencanaan pembangunan kebun binatang tersebut, janji Wali Kota Manado mengenai relokasi dan pembangunan rumah susun bagi korban banjir di Ternate Tanjung belum juga terealisasi.
VINANSIA Ningsilia Pongilatan angkat bicara itu. Mahasiswi semester empat jurusan Pendidikan Ekonomi Unima ini mengatakan pembangunan kebun binatang itu tidak lebih berarti dibandingkan dengan perhatian pemerintah terhadap korban banjir. "Yang layak menjadi prioritas adalah yang menyangkut hajat hidup orang banyak seperti para korban banjir," ungkapnya kepada Tribun (17/6/2013).
Ia mengatakan, pembangunan kebun binatang tersebut memang sangat menguntungkan daerah karena bisa menarik banyak wisatawan dan juga menjadi sumber pendapatan negara. Namun sebelum pemerintah memikirkan keuntungannya, hal utama sebuah pembangunan adalah kehidupan masyarakatnya. "Masa sudah memikirkan profit sedangkan kebutuhan masyarakat tidak dipenuhi. Itu sama saja dengan menggantung hajat hidup orang banyak," ungkapnya.
Vina sapaan akrab gadis ini mengatakan, dalam sektor pembangunan pariwisata sendiri, Pemko Manado masih memiliki banyak pekerjaan rumah terutama yang terkait dengan Bunaken. Menurutnya, Bunaken saat ini belum terawat dengan baik. "Sampah bertebaran menyambut setiap wisatawan yang datang. Iklan pemerintah yang mendunia itu sangat jauh berbeda dengan kenyataan," ungkapnya.
Gadis kelahiran Tondano 2 Juni 1994 ini mengatakan, sebelum melangkah lagi ke tahapan lain seperti pembangunan kebun binatang tersebut, Pemko Manado harus melestarikan dulu apa yang sudah ada. Jangan yang satunya belum terawat dengan baik, sudah akan memulai yang satunya lagi. "Jangan malah pada akhirnya dua-duanya tidak berjalan dengan maksimal," ungkapnya.
Dikatakannya, pembangunan untuk mewujudkan Manado sebagai Kota Model Ekowisata harus sejalan dengan kehidupan masyarakat Manado. Jangan pemerintah hanya sibuk membangun pariwisata, sedangkan kesejahteraan rakyat terabaikan. " Hal yang sangat luar biasa disaat Kota Manado memiliki sektor pariwisata yang lestari dan ditunjang dengan kehidupan masyarakat yang makmur," ungkapnya.
Gadis yang memiliki hobi menyanyi dan jalan-jalan ini mengatakan, pemerintah harus secepatnya melakukan relokasi dan pembangunan rumah susun yang telah dijanjikan pada korban banjir Ternate Tanjung. Menurutnya hal tersebut merupakan hal yang mendesak untuk dilakukan.
"Pemerintah harus segera merealisasikan janjinya bagi korban banjir. Kita tidak akan pernah tahu kapan bencana itu datang, sebelum banjir melanda tempat itu lagi mereka sudah harus difasilitasi Pemko Manado untuk pindah tempat ke daerah yang lebih aman lagi. Karena bisa jadi jika bencana itu datang lagi bisa mengakibatkan hal yang lebih parah lagi. Kesejahteraan masyarakat merupakan priorotas utama pemerintah," ungkap gadis yang memiliki motto Just do the best, but dont think you're the best, and let God do the rest ini.