Kamis, 11 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kementerian Perdagangan Bangun Pasar Percontohan di Tomohon

Pasar Beriman Tomohon pada tahun 2013 ini mulai berbenah, setelah Kementerian Perdagangan RI memastikan akan membangun pasar percontohan.

Tayang:
Penulis: | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Warstef Abisada

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Pasar Beriman Tomohon pada tahun 2013 ini mulai berbenah, setelah Kementerian Perdagangan RI memastikan akan membangun pasar percontohan yang bersumber dari dana tugas pembantuan. Pasar tersebut akan dibangun untuk menjamin lancarnya distribusi barang dan kenyamanan masyarakat dalam melakukan aktivitas jual beli sehari-hari.

“Pasar Tradisional Beriman Kota Tomohon saat ini sudah tidak mampu untuk menampung jumlah pedagang dan konsumen yang ada, sehingga sangat menggangu sistem distribusi, kestabilan harga bahan pokok, dan menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengunjung.  Sehingga pada tahun 2013 ini, pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan akan membangun pasar percontohan yang dananya bersumber dari tugas pembantuan,” kata Jimmy Eman, Wali Kota Tomohon, Selasa (18/6/2013).

Ia mengungkapkan pembangunan pasar percontohan (Pasar Beriman), konsepnya menyamai pasar modern, yakni bersih, aman, dan nyaman sehingga dapat merangsang penjual maupun pembeli untuk bertransaksi dengan baik agar dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. “Pendapatan masyarakat pasti akan bertambah jika Pasar Beriman sudah dikembangkan dengan konsep modern, tak hanya masyarakat Tomohon saja yang ramai berkunjung, tapi juga dari daerah lainnya seperti Minahasa misalnya,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut Kementerian Perdagangan tak hanya akan membangun pasar, tapi juga telah menyerahkan bantuan sarana pendukung, yakni satu unit mobil pelayanan tera/tera ulang UTTP dan pengawasan kemetrologian, serta alat timbang melalui dana alokasi khusus yang diberikan langsung oleh Wali Kota Tomohon kepada pedagang.

Alat-alat itu kata Eman dapat melindungi kepentingan umum sebab ada jaminan dalam kebenaran pengukuran serta adanya ketertiban dan kepastian hukum dalam pemakaian satuan ukuran, standar satuan, metode pengukuran serta alat-alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya. “Bantuan yang sudah diberikan ini harus dimanfaatkan dengan benar, mudah-mudahan bisa tercipta tertib ukur, tak terjadi kecurangan dalam berdagang,” tegasnya.
Jani Tulus, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tomohon menambahkan pengembangan Pasar Beriman kini mutlak dilakukan, sebab sarana dan prasarana yang ada saat ini terutama fisiknya, sudah tak lagi mendukung terciptanya suasana pasar yang kondusif bagi masyarakat. “Ada 7 aspek yang diperhatikan dalam pembangunan pasar ini, yakni mulai dari sejarah sosial dan budaya, tata kelola pasar, akses pembiayaan, tapak fisik pasar, fisik bangunan pasar, aktivasi pasar dan logistik,” tuturnya.

Pantauan Tribun Manado kondisi Pasar Beriman sudah sangat memprihatinkan, sebab kondisi kebersihan sudah tak mendukung lagi akibat sampah-sampah bertebaran dimana-mana. Pedagang juga tak tertata dengan baik, karena ada yang berjualan sudah menggunakan badan jalan, sehingga menyulitkan akses masuk masyarakat yang hendak berbelanja. Begitu pun dengan drainase, kadang tersumbat sehingga tak jarang menimbulkan genangan dan bau tak sedap di area sekitar.

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved