Disnakertrans Boltim Segera Laksanakan Program Padat Karya
Disnakertrans Bolaang Mongondow Timur (Boltim) segera menggelar kegiatan Padat Karya di 3 desa di Boltim dalam waktu dekat ini.
Penulis: Aldi Ponge | Editor: Andrew_Pattymahu
Laporan Wartawan Tribun Manado Aldi Ponge
TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN-Dinas tenaga kerja dan transmigrasi (Disnakertrans) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) segera menggelar kegiatan Padat Karya di 3 desa di Boltim dalam waktu dekat ini.
Kepala Disnakertrans Boltim, Adijibsarjana Hasan Jan mengatakan program tersebut sudah masuk tahap
Survei
Investigasi Desaign (SID) oleh Instansi dinas pekerjaan umum. Katanya,
SID telah dilaksanakan selama 3 hari pada pekan lalu. "Padat karya
adalah program tahunan Disnakertrans. Kami sementara menunggu hasil
survey dari dinas PU. Setelah itu langsung action," jelasnya, pada Senin
(17/06).
Hasan mengungkapkan program padat karya merupakan program yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). "Kami hanya pelaksana program saja. Dananya dari pemerinta pusat melalui APBN," ucap Hasan.
Hasan mengatakan pelaksanaan padat karya di Boltim, tahun ini akan dilaksanakan dia desa Togid kecamatan Tutuyan seperti pengerasan jalan. Selain Desa Loyow kecamatan Nuangan untuk pembuatan jembatan dari kayu dan desa Nuangan Satu untuk pengerasan jalan.
"Bagi desa yang tak lolos berdasarkan survei oleh PU akan diganti dengan Desa Buyat. Sebab desa tersebut sebagai alternatif. Apabila diantara ketiga desa tersebut tadi tidak lolos SID," ungkapnya.
Dia menambahkan program tersebut membutuhkan sokongan dari warga. Katanya, lahan pembangunan harus dihibahkan warga. Sebab pemerintah tidak menyediakan dana untuk ganti rugi lahan dan tanaman. "Semua lahan harus dihibah. Sebab pemerintah tidak akan mengganti rugi. Dana untuk setiap kegiatan sekitar Rp 100 juta," katanya.
Hasan mengatakan tujuan dilaksanakan program padat karya untuk penyerapan tenaga kerja dan pelatihan agar kemudian hari warga bisa mandiri. (Ald)