A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Kalawat Heboh Undangan Pelantikan NK Fans Club - Tribun Manado
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 15 September 2014
Tribun Manado

Kalawat Heboh Undangan Pelantikan NK Fans Club

Senin, 17 Juni 2013 17:38 WITA
Laporan Wartawan Tribun Manado Arthur Rompis


TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI
-Surat undangan itu berukuran tak terlalu besar, hingga bisa dilipat dan diisi dalam kantong. Namun isinya cukup menghebohkan warga Kecamatan Kalawat hingga langsung memanaskan suhu politik di sana yang mulanya suam - suam kuku.

Surat itu merupakan undangan pelantikan NK fans club yaitu kumpulan penggemar caleg bernama Novilia Kacomba. Yang bikin heboh adalah nama yang tertulis di kanan bawah surat yaitu Aldrin Posumah, tak lain Kepala BKDD Minut. Tanda tangan dengan huruf depan berbentuk bulatan a tertera di kolom atas nama itu.

Aldrin adalah suami dari Kacomba. Kacomba sendiri diketahui adalah pendeta, seperti tampak pada title sth di belakang namanya.

Dengan begitu, apa yang ditakutkan berbagai kalangan yaitu pelibatan PNS sebagai tim sukses kampanye diduga terjadi. Apalagi, kabar yang berembus, selain Aldrin beberapa oknum PNS diduga juga dilibatkan.

Surat undangan yang beredar lewat bbm menyebut pertemuan tersebut berlangsung jumat, pukul 13.30 di Mis kolongan. Pelantikan tersebut sempat terendus Panwascam Kalawat, yang segera bergerak ke lokasi, tak lama setelah mendengar kabar itu.

Namun setibanya di sana, pelantikan itu sudah bubar. Jejak menjadi kabur karena panwascam, selain tidak memergoki pertemuan itu, juga tidak menemukan bukti berupa surat undangan.

Kabar turut sertanya Aldrin dalam pencalonan istrinya, sebenarnya sudah terdengar sejak lama. Isu itu kemudian seperti terang benderang saat pelantikan tersebut.

Sumber Tribun Manado menyebut acara pelantikan itu sebenarnya berlangsung biasa saja. Lebih banyak diisi dengan ibadah, tak
ada satu pun pesan politik di sana. Yang hanya terlihat lanjut sumber, antusiasme warga yang mendukung NK. Itu, katanya, tak masalah.

"Hanya acara biasa," kata sumber.

Seorang warga yang enggan dikorankan meminta Panwaslu Minut mengecek dugaan pelibatan pns menjadi tim sukses calon tertentu.
Jika dugaan itu benar, Panwas diminta menindak oknum pns tersebut. "Harus dicek kabar tersebut," tutur warga itu.

Panwas juga diminta tidak takut meski yang akan ditindak adalah pejabat teras. Seorang warga lainnya menyatakan pelibatan pns sebagai tim sukses merupakan pelanggaran besar. Meski begitu, dugaan pelibatan pns dalam kasus nk perlu didalami lebih lanjut.

Di matanya, Aldrin Posumah adalah figur yang lurus, hingga dirinya tak percaya aldrin akan melanggar aturan. "Apalagi ia adalah kepala bkd, hingga tentunya tahu aturan," katanya.

Ia berpendapat jika isu tersebut sengaja diembuskan lawan politik aldrin, untuk menghancurkan dua orang dalam sekali gebuk. "Pak Aldrin orangnya lurus, mungkin saja itu move politik untuk menghancurkan karir keduanya," tuturnya.

Ia pun sepakat bila persoalan itu ditangani panwaslu Minut. Hanya saja diingatkannya jika panwas tak asal tabrak. Jika memang tak bersalah, panwas harus bertindak fair dengan tidak mempersoalkan itu. "Harus ditinjau, jika tak bersalah, maka tak bisa diapa - apakan," jelasnya.

Aldrin Posumah ketika dikonfirmasi menyatakan yang dilantik pada jumat siang itu adalah fans club dan bukan tim sukses. "Itu fans club, bukan tim sukses," tuturnya.

Aldrin mengakui dirinya menandatangani surat undangan tersebut dalam kapasitasnya sebagai ketua fans club tersebut. Hal tersebut, katanya, tidak bertentangan dengan aturan. "Ini kan hanya fans club, jadi tak apa - apa," katanya.

Aldrin yang mengaku tahu banyak aturan telah berkonsultasi dengan kpu dan panwaslu seputar pendirian fans club itu. Hingga ia tak khawatir terjadi masalah di kemudian hari. "Ini saya sudah konsultasikan," tuturnya.

Sebut Adrin lagi, terbentuknya fans club itu adalah murni keinginan warga yang mengagumi istrinya.

Bermula dari spontanitas warga, yang kemudian  dikukuhkan dalam sebuah fans club, aldrin menyatakan nk fans club tak ubahnya sebuah fans club. "Masak orang yang fans sepakbola bisa membentuk fans bola," tuturnya.

Aldrin mencontohkan dalam pelantikan tersebut, hanya digelar ibadah. Tak ada muatan politis di dalamnya. "Tak ada muatan politis, atau yang menjurus ke memberi dukungan kepada suatu calon,"katanya.

Berlatar belakang sebuah fans club, ia menyebut pertemuan jumat siang itu tak perlu dihebohkan. "Tak perlu dibuat heboh,"

Ketika disebut isu tersebut adalah serangan politik dari lawan - lawan politiknya, aldrin hanya tersenyum.
Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Rine_Araro
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
347104 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas