Breaking News
Rabu, 10 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Eman Minta Benahi Kekukarangan di Tomohon

Seluruh jajaran Pemerintah Kota Tomohon diminta tidak berpuas diri dengan prestasi dan hasil positif yang dicapai selama ini.

Tayang:
Penulis: | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Warstef Abisada

TRIBUNAMANADO.CO.ID, TOMOHON — Seluruh jajaran Pemerintah Kota Tomohon diminta tidak berpuas diri dengan prestasi dan hasil positif yang dicapai selama ini, lewat keberhasilan meraih Adipura dan mendapat opini wajar dengan pengecualian (WDP) dalam pengelolaan keuangan tahun 2012. Tapi, semua hasil tersebut dapat dijadikan motivasi untuk terus memacu diri, agar berkarya lebih optimal bagi kemajuan daerah ini.

Demikian diungkapkan Jimmy Eman, Wali Kota Tomohon pada apel Korpri pemerintah di Lapangan Kantor Sekretariat Daerah, Senin (17/6).

“Tomohon boleh mendapat penghargaan Adipura 2013 kategori kota kecil terbersih dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara dan opini WDP, semua disebabkan aktifnya masyarakat untuk terlibat bersama pemerintah dalam melaksanakan program pembangunan. Jadi, penghargaan yang setinggi-tingginya patut diberikan atas pengabdian dan perjuangan masyarakat maupun Korpri yang tetap eksis dalam melaksanakan tugas pelayanan ditengah-tengah masyarakat hingga saa ini,” katanya, kemarin.

Ia juga berterima kasih kepada seluruh seluruh petugas kebersihan di Kota Tomohon yang selalu bekerja optimal, tanpa mengenal waktu baik siang maupun malam untuk menjaga daerah ini tetap bersih, sehingga dalam penilaian meraih hasil yang optimal. “Kita tidak boleh berbangga dengan prestasi yang telah dicapai dalam kurun waktu setahun terakhir, tapi ini menjadi pemicu peningkatan kerja bagi kita agar menjadi lebih baik. Sebab, masih banyak program yang harus dituntaskan dan dibenahi, terutama asset yang tidak jelas,” tuturnya.

Harold Lolowang, Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah Kota Tomohon menambahkan pihaknya akan tetap bekerja optimal ke depan, untuk memacu pembangunan terutama dalam menata dan menertibkan aset yang tak jelas di daerah ini.

“Untuk aset akan disensus lagi oleh pemerintah, yang sudah tidak terdeteksi mungkin akan dihapus, agar tak mempengaruhi penilaian BPK untuk pengelolaan keuangan di tahun-tahun mendatang. Khusus aset warisan dari Minahasa, akan dibicarakan lagi oleh pemerintah agar tak menimbulkan masalah dikemudian hari,” tukasnya

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved