Gunung Lokon Masih Status Siaga
Masyarakat Kota Tomohon diminta tetap waspada terhadap ancaman letusan Gunung Lokon
Tayang:
Penulis: | Editor: Andrew_Pattymahu
Laporan Wartawan Tribun Manado
Warstef Abisada
TRIBUNMANADO.CO.ID— Masyarakat Kota Tomohon diminta tetap
waspada terhadap ancaman letusan Gunung Lokon. Sebab, kendati secara visual
terlihat cukup tenang, namun gunung yang berada di Kecamatan Tomohon Utara
tersebut, hingga kini masih menunjukkan aktifitas tinggi dengan terekamnya
beragam gempa di pos pemantau yang mengindikasikan adanya supply energi.
“Masyarakat
jangan terlena dengan kondisi Gunung Lokon saat ini, sebab masih berstatus
siaga. Kewaspadaan harus terus ditingkatkan agar terhindar dari ancaman bahaya,
akibat letusan yang masih mungkin terjadi tanpa bisa dipastikan kapan waktunya,”
kata Kapolres Tomohon AKBP Marlien Tawas melalui Kasat Intel Iptu Jhony Rumate.
Ia mengharapkan masyarakat mematuhi semua arahan pemerintah dan juga Polri, terkait larangan untuk beraktivitas dalam radius bahaya 2,5 Km yang telah ditetapkan sejak tahun lalu. “Untuk saat ini radius bahaya masih tetap berada pada kawasan 2,5 Km, jangan melewati batas itu, sebab akan sangat membahayakan,” tuturnya.
Bahkan untuk melindungi masyarakat, maupun wisatawan yang berkunjung menurut Rumate perlu didirikan pos penjagaan disekitar daerah radius bahaya, agar dapat memantau langsung kegiatan yang dilakukan oleh siapa saja.
“Untuk menjaga masyarakat
agar tetap aman, memang perlu didirikan pos penjagaan, agar tak ada yang bebas
masuk dan berkeliaran di seputar zona bahaya, karena sangat rentan terkena
dampak langsung jika Lokon meletus, baik abu vulkanik maupun lontaran batu
pijar maupun material lainnya,’ ungkapnya.
Jimmy Eman, Wali Kota Tomohon menegaskan pemerintah tetap akan menjaga dan melindungi masyarakat dari berbagai ancaman yang datang, termasuk dari letusan Gunung Lokon itu sendiri. “Sejauh ini letusan Gunung Lokon memang tak memberi banyak dampak buruk bagi masyarakat, justru menjadi berkat karena abu vulkanik yang keluar menjadi pupuk bagi tanaman, dan semakin membuat Tomohon lebih dikenal diluar hingga menarik minat wisatawan untuk berkunjung. Tapi, kita semua tidak boleh terlena, namun harus tetap hati-hati karena letusan Lokon tetap membahayakan, jadi jangan sekali-kali mendaki hingga ke puncak,’ terangnya.
Terekam gempa tektonik
Suwarno, petugas pos pemantau Gunung Lokon menegaskan hingga Minggu (16/6), supply energy yang ditandai dengana danya gempa tremor dengan amplitudo 2 hingga 5 milimeter masih terus terekam pada sesmograf. “Status Lokon masih siaga, aktivitas terus berlangsung dengan terekamnya gempa tektonik sebanyak 2 kali dan tremor dengan amplitudo hingga 5 milimeter. Letusan masih mungkin terjadi lagi,’ tukasnya. (War)