Kamis, 27 November 2014
Tribun Manado

Hasil Hitung Cepat Unggulkan Alex Noerdin di Pilgub Sumatera Selatan

Jumat, 7 Juni 2013 00:11 WITA

Hasil Hitung Cepat Unggulkan Alex Noerdin di Pilgub Sumatera Selatan
ANTARA
Empat pasang Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel saling berpegangan tangan pada Deklarasi di Palembang, Rabu (15/5).
TRIBUNMANADO.CO.ID, PALEMBANG - Pasangan Alex Noerdin - Ishak Mekki unggul dalam hitung cepat (quick count) tiga lembaga survei usai Pemilihan Gubernur Sumatera Selatan hari ini, Kamis (6/6/2013). Namun hasil resmi akan diumumkan Komisi Pemilihan Umum.

Berdasarkan hasil hitung cepat Indo Barometer, pasangan Edi Santana - Wiwit Tatung memperolah 19,66 persen, pasangan Iskandar - Hafizs Tohir meraih 11,32 persen,  Herman Deru - Maphilinda 33,00 persen dan pasangan  Alex Noerdin Ishak Mekki 36,02 persen. Selisih suara pasangan Alex - Ishak dan Herman Deru sekitar 3,14 persen.

Sementara hasil hitung cepat  Lembaga Survei Indonesia, pasangan Edi Santana - Wiwit Tatung memperoleh 19,51 persen, Iskandar Hasan - Hafisz Tohir memperoleh 10,81 persen, pasangan Herman Deru - Maphilinda memperoleh 32,99 persen dan pasangan nomor urut 4, Alex Noerdin- Ishak memperoleh 36,69 persen suara. Selisih Alex dan Herman Deru  sekitar 3,70 persen.

Sementara hasil akhir penghitungan cepat yang dilakukan Puskaptis, Edi Santana- Wiwit Tatung 17,44 persen, Iskandar - Hafisz Tohir 14,31 persen, Herman Deru - Maphilinda 33,24 persen dan  Alex Noerdin -Ishak 35,03 persen. Selisih suara pasangan Alex dan Herman Deru 1,79 persen.

Direktur Indo Barometer,  M Kodari, dalam konfrensi pers di Ball Room Hotel Aryaduta, Pelambang mengatakan, perbedaan suara antara Alex Noerdin dan Herman Deru terbilang tipis, hanya 3,02 persen. Dan hasil itu merupakan hasil perhitungan final.

"Kita mengambil sample dari  350 TPS di kabupaten kota Sumsel," kata M Kodari, Kamis malam,  6 Juni 2013.

Lebih lanjut, Kodari mengklaim hasil quick count yang dilakukan lembaganya hanya selisih 3 persen pada perhitungan resmi dari KPU.

"Kita melakukan riset dengan benar dan data dengan benar. Selisih di Indo Barometer sekitar 3 persen," ujarnya.

Namun, Kodari sedikit enggan membeberkan data hasil setiap Kabupaten kota berdasarkan quick Count Indo Barometer.

"Untuk data detailnya kita tidak bisa tunjukkan. Karena ada perhitungan sistematik tertentu. Margin eror kita eror plus minus 1 persen saja," ujarnya. (vvn)
Editor: Dion_Putra

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas