Pengawas SPBU Tikala Siap Menerima Sanksi dari Pertamina
Saya tidak tahu kalau ada petugas yang mengisi di jeriken. kalau memang kedapatan akan diberikan sanksi.
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pengawas SPBU Tikala, Roy Maluega, mengaku tak mengetahui bila seorang petugas SPBU mengisi bahan bakar minyak (BBM) ke dalam jeriken. Ia berencana akan menanyakan hal tersebut kepada para petugas SPBU.
"Nanti saya akan panggil karyawan untuk menanyakan hal ini. Itu mungkin botol, kalau botol kita kasih toleransi kalau jerigen itu tidak bisa," kata Roy kepada Tribun Manado, Rabu (5/6).
Ia menambahkan, kalau botol sengaja diberikan toleransi karena membutuhkan BBM dalam jumlah yang sangat sedikit. Sedangkan kalau jeriken membutuhkan BBM dalam jumlah yang sangat banyak dan itu tak boleh.
"Kalau jeriken itu tidak bisa, ada sanksi yang akan di berikan. Saya tidak tahu kalau ada petugas yang mengisi di jeriken. kalau memang kedapatan akan diberikan sanksi, kalau ada sanksi dari Pertamina kita siap menerima," ujarnya.
Pernyataan tersebut menanggapi temuan warga Manado yang melihat seorang petugas SPBU Tikala mengisi BBM kedalam jeriken yang berada di dalam tempat sampah. Warga tersebut mengabadikan temuan tersebut melalui kamera.