• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 20 September 2014
Tribun Manado

Data Sidali KPU Pusat Lampaui Jumlah Penduduk Boltim

Rabu, 29 Mei 2013 20:34 WITA
Laporan wartawan Tribun Manado Aldi Ponge

TRIBUNMANADO.CO.ID,TUTUYAN
- Data Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4) di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dalam sistem data pemilih (Sidali) yang diluncurkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) melebihi jumlah penduduk Boltim.

Sekrataris KPUD Boltim, Arfan Palim saat dikonfirmasi tidak menampik hal tersebut. Dia mengatakan jumlah pemilih potensial di Boltim menurut Sidali KPU Pusat tercatat sebanyak 105.568 orang. Padahal sesuai Data Agregat Kependudukan per kecamatam (DAK2) yang diserahkan pemerintah Desember 2012, jumlah penduduk Boltim hanya sebanyak 80.912 jiwa.

Sedangkan DP4 yang diserahkan pemerintah pada Februari silam hanya mencapai 60 578 orang. "Saya menduga data dalam Sidali tersebut terdapat nama ganda atau warga yang sudah meninggal masih tercatat. Sebab sebagain besar masyarakat jarang melaporkan jika terjadi kematian anggota keluarganya. Jika tidak dilaporkan maka nama itu masih masuk dalam sistem kependudukan," jelas Arfan, pada Rabu (29/5).

Namun menurut Arfan dalam pemilihan umum (Pemilu) legislatif 2014, pihaknya tidak akan menggunakan data tersebut. Pasalnya, pihaknya saat ini melalui panitia pendaftaran pemilih (Pantarli) terus melakukan proses pendataan. "Data pemilih sudah diserahkan kepada PPK dan PPS yang akan melakukan pendataan pemilih yang akan melakukan pendataan hingga 2014," kata Arfan.

Arfan yakin semua penduduk yang akan menjadi pemilih dalam pemilu nanti akan terdata. Sebab Pantarli melakukan pendataan ke rumah-rumah. Katanya setiap pantarli akan mendata satu wilayah tempat pemilihan suara (TPS). "Setiap TPS direncanakan ada 400 pemilih dan Boltim kemungkinan akan ada  242 TPS," jelasnya.

Dia menjamin semua warga potensial pemilih akan masuk dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang akan diumumkan Juli. Masyarakat diharapkan dapat memberikan tanggapan atas nama-nama yang masuk DPS yang akan diumumkan hingga Agustus nanti.

"Saya yakin 100 persen pemilih yang ada di Boltim akan terdata dan masuk DPS. Tidak akan ada lagi warga yang tidak terdata dan tak bisa memilih seperti sebelumnya," tutur Arfan.

Arfan mengungkapkan pemilu sebelumnya warga yang tidak masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) dilarang memilih. Walaupun dikenal oleh petugas pemungutan suara di TPS. Namun pemilu mendatang warga yang tidak masuk DPT akan dimasukkan dalam daftar pemilih khusus. "Sepanjang diketahui sebagai warga wajib pilih yang datang saat hari pemilihan akan dimasukan dalam Daftar Pemilih Khusus," terangnya
Penulis: Aldi_Ponge
Editor: Rine_Araro
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
327643 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas