Rabu, 10 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Walhi DSulut Nilai Itu Pencemaran Udara

Dinas Peternakan Minahasa Selatan mengaku tidak pernah memberikan rekomendasi untuk pembangunan peternakan babi di tengah perkampungan

Tayang:
Penulis: Alpen_Martinus | Editor: Andrew_Pattymahu

Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus

TRIBUNMANADO.CO.ID,AMURANG-  Dinas Peternakan Minahasa Selatan mengaku tidak pernah memberikan rekomendasi untuk pembangunan peternakan babi di tengah perkampungan desa Sinisir kecamatan Modoinding terserbut.

"Kami belum pernah berikan rekomendasi tersebut, setahu kami, bahkan di Modoinding pun, kami tidak berikan rekomendasi," jelas Decky Kenitjem Kadis Pertanian dan Peternakan Minsel, Senin (20/5).

Ia menambahkan, akan mengirimkan tim untuk melakukan pemeriksaan."Kami akan melakukan tinjau lapangan, dan akan melihat apakah benar itu mengganggu atau tidak," jelasnya.

Sementara itu Edo Rahman Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sulut mengatakan, jika ditinjau. Dari segi letak kandang dan perkampungan tidak sesuai.

"Apalagi bersebelahan dengan rumah warga, dan untuk pengolahan limbah, itu hanya diendapkan, seharusnya dialirkan ke tempat penampungan kotoran atau limabah, atau septic tank," jelas dia.

Ia menambahkan, akan mendesak BLH Minsel untuk meninjau langsung, dan mengukur baku mutu udara."Karena komplain dari masyarakat soal udara," ujarnya.

Selain itu, mengambil sampel air di beberapa sumur di sekitar kandang, radius 100 meter dari kandang."Untuk. Dilihat baku mutu airnya," kata dia. Juga Walhi meminta ada KLH untuk menghentikan sementara aktifitas, sampai ada proses penyelesaian hukum,  dan proses perizinan yang jelas.

"Rencananya kami minta ke KLH selama  tiga  hari untuk memberikan ultimatum kepada pemilik, untuk hentikan sementara aktifitas," ujar dia. (Amg)

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved