A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Tahun Ini, Hukumtua di Minahasa Tidak Lagi Pelisir - Tribun Manado
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 25 April 2014
Tribun Manado

Tahun Ini, Hukumtua di Minahasa Tidak Lagi Pelisir

Jumat, 17 Mei 2013 18:42 WITA
Laporan wartawan Tribun Manado Lucky Kawengian

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO
- Tahun ini Pemkab Minahasa tidak lagi melakukan program pelatihan dan peningkatan kapasitas aparatur desa di luar daerah.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Minahasa melalui Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Novia Tairas saat diwawancarai Tribun Manado, Jumat (17/5) menjelaskan, pelatihan hukumtua ke luar daerah dihentikan sementara.

Menurutnya, alasan penghentian sementara ini karena banyak desa yang sedang dalam masa transisi kepemimpinan. Sekitar 130 hukumtua di Minahasa telah dan hampir mengakhiri masa jabatannya. Jika dilakukan pelatihan diluar daerah maka dikhawatirkan akan ada penyimpangan dalam laporan pertanggungjawaban keuangan.

"Tahun ini tidak ada kegiatan pelatihan diluar daerah untuk hukumtua. Pelatihan dan peningkatan kapasitas hukumtua akan dimaksimalkan pada tingkat kecamatan dan desa," ujarnya.

Tairas menjelaskan, kegiatan pelatihan dan peningkatan kapasitas aparatur desa menggunakan dana dari Alokasi Dana Desa (ADD). Menurutnya, rata-rata setiap desa menerima ADD sekitar Rp 60 juta. Dari total dana ini, 70 persen digunakan kegiatan pembangunan fisik dan pelatihan perangkat desa.

"Dana pelatihan hukumtua diambil dari dana 70 persen itu. Namun ada ketentuan minimal yaitu dana untuk pekerjaan minimal 75 persen dari dana pembangunan fisik. Jika tidak ada pelatihan diluar daerah maka dana untuk pekerjaan fisik diharapkan jadi lebih besar," ujarnya.

Beberapa tahun terakhir, semua hukumtua di Minahasa setiap tahun selalu berangkat ke Bandung, Jakarta, Malang, dan beberapa kota lainnya. Jika melakukan pelatihan diluar daerah, dana yang habis untuk membiayai perjalanan sekitar 270 hukumtua dan staf lainnya mencapai sekitar Rp 300 juta.
Editor: Rine_Araro
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
314203 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas