A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Tawuran Antar Kampung Tewaskan Dua Orang - Tribun Manado
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 23 April 2014
Tribun Manado

Tawuran Antar Kampung Tewaskan Dua Orang

Jumat, 3 Mei 2013 20:00 WITA
Laporan Wartawan Tribun Manado Edi Sukasah

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK -
Perkelahian antar kampung kembali menelan jiwa. Eris Poluan dan Edy Mangirang, warga Desa Wulurmaatus Kecamatan Modoinding, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) meregang nyawa setelah terlibat perkelahian dengan warga Desa Mobuya, Kecamatan Passi Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).

Eris mengalami luka di kepala bagian belakang. Pria ini diperkirakan terkena sabetan samurai. Sementara itu, Edy yang masih bersepupu dengan Eris mengalami luka di bagian mulut dan lehernya. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) pihak kepolisian, Edy terkena tumbak di dua bagian tubuhnya itu.

Selain dua korban jiwa tersebut, dua warga asal Desa Mobuya yang kini berdomisili di Desa Palelon, Kecamatan Modoinding, kritis akibat perkelahian yang terjadi pada Kamis (2/5/2013) malam itu. Mereka adalah Alfrids dan Nobi Timbangon. Keduannya sempat dibawa ke RS Cantika, Tompaso Baru, namun kemudian dibawa ke RS Kandou Manado.  

Informasi yang berhasil dihimpun dari pihak kepolisian dan warga, perkelahian massal itu terjadi sekitar pukul 21.00 wita Desa Mobuya. Sebelum kejadian tersebut, Reky Tumiwang bersama 10 temanya mendatangi kediaman Sangadi Mobuya, Aldy Kumendong sekitar pukul 20.00 wita. Sekitar 45 menit kemudian, warga Wulurmaatus ini keluar dari kediaman sangadi itu.

Saat menuju bangsal yang biasa dipakai oleh mahasiswa Unsrat yang sedang Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Mobuya, tiba-tiba mereka berteriak-teriak. Sontak suara keras tersebut membuat sejumlah warga di desa itu keluar rumah. Beberapa di antaranya, bahkan memukul tiang listrik sebagai penanda untuk mengumpulkan massa.

Reky Cs kemudian lari ke arah Desa Singsingon yang berbatasan dengan Desa Mobuya. Tak lama kemudian, mereka kembali lagi ke Mobuya. Perkelahian massal pun terjadi. Kedua belah pihak menggunakan senjata tajam seperti tombak, panah, dan parang. Alhasil, korban pun berjatuhan dari kedua belah pihak.

Kepala Polsek Passi Timur AKP Saiful Tamu bersama anak buahnya turun ke TKP. Personel dari polsek tersebut mendapat sokongan dari Polres Bolmong dan BKO Polda Sulut. AKBP Hisar Siallaga yang sedang mengamankan Pemilukada di Kabupaten Bolmut pun tibab kemudian di TKP.

Situasi akhirnya dapat terkendali sekitar pukul 22.50 wita. Kepolisian pun langsung melakukan olah tempat kejadian. "Korban pertama (Eris) dilarikan temanya ke rumah sakit. Korban yang satu lagi (Edy) ditemukan sudah meninggal dunia di belakang gereja," ujar seorang polisi yang berada di tempat kejadian.

Polres Bolmong kemudian mendirikan pos pengamanan untuk mengendalikan keamanan di daerah tersebut. Kepolisian juga memeriksa lima orang warga dari Wulurmaatus. "Saat ini, 69 peesonel disiagakan di tempat kejadian," ujar Kepala Polres Bolmong AKBP Hisar Siallagan, Jumat (3/5/2013).
Penulis: Edi_Sukasah
Editor: Rine_Araro
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
302324 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas