• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 26 Oktober 2014
Tribun Manado

Penembak Satgas Partai Nasional Aceh Ditangkap

Rabu, 1 Mei 2013 00:03 WITA
TRIBUNMANADO.CO.ID, BANDA ACEH - Polres Pidie bekerjasama dengan Satuan Reserse Kriminal Polda Aceh berhasil menangkap dua orang tersangka pembunuh Muhammad (35), satgas Partai Nasional Aceh (PNA) Kabupaten Pidie yang tewas ditembak pada Jumat (26/4/2013) lalu. Para pelaku yakni Munir dan Khairul Ansari, keduanya merupakan warga Pidie.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan satu pucuk pistol sejenis FN buatan China beserta 20 butir amunisi yang digunakan pelaku saat menghabisi nyawa korban.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Gustav Leo mengatakan, dua orang pelaku penembakan ditangkap oleh anggota gabungan dari Satuan Reserse Polda dan Polres Pidie pada Senin (29/4/2013) sekitar pukul 14.00 WIB. Keduanya dibekuk di kawasan Pidie. Menurut Gustav, antara Munir dan Khairul Ansari serta korban adalah berteman. “Antara pelaku dan korban, mereka berteman” kata Gustav dalam gelar konsfrensi pers di Mapolres Pidie, Selasa (30/4/2013).

 

Gustav menegaskan, kasus ini merupakan kriminal murni. Sejauh ini pihaknya belum bisa mengaitkan kasus penembakan terhadap Muhammad (35) salah satu kader PNA dengan masalah politik atau partai seperti isu yang mencuat ke publik belakangan ini.

Dia menjelaskan kronologi penembakan Muhammad berdasarkan hasil pemeriksaan sementara terhadap pelaku. Munir dan Kahirul mengaku pada malam Kamis sekitar pukul 21.30 WIB menghubungi korban melalui telepon selular mengundang untuk berpesta sabu. Setelah mereka bertemu di kawasan Bernuen, Pidie, kedua pelaku dengan menumpangi mobil Avanza korban selanjutnya pergi menuju Kecamatan Kemabang Tanjung dan berputar-putar hingga sampai di Gampong Bengie pada pukul 02.00 WIB. Di sana lah korban langsung ditembak oleh Khairul yang duduk di belakang korban sebanyak tiga kali.

“Setelah korban tewas, mobil langsung diambil kendali oleh Munir. Awalnya pelaku berencana untuk membakar mobil beserta korban, namun karena lokasinya tidak jauh dari pemukiman warga, akhirnya korban yang sudah tewas di dalam mobil dibuang ke sungai di Desa Blang, Beureueh, Kecamatan Mutiara Pidie," beber Gustav.

Menurut Gustav, motif penembakan ini terkait narkotika. Saat ditanyakan apakah pelaku anggota KPA, Gustaf menyatakan kasus ini belum mengarah ke sana.

"Dari bukti-bukti yang ada dan pengakuan pelaku ini terkait sabu. Kita juga menemukan alat penghisap sabu dari tersangka. Kami akan terus mendalami pemeriksaan terhadap pelaku, karena Munir juga DPO Polres Pidie terkait kasus nakoba," katanya.

Editor: Robertus_Rimawan
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
299523 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas