Yatti Sembung Lestarikan Budaya Daerah
DI zaman kian canggih, banyak orang terutama mereka yang masih muda mulai melupakan budaya daerahnya
Tayang:
Penulis: | Editor: Andrew_Pattymahu
Laporan Wartawan Tribun Manado
Warstef Abisada
DI zaman kian canggih, banyak orang terutama mereka yang masih
muda mulai melupakan budaya daerahnya, dan lebih memilih beralih ke budaya
asing. Akibatnya, pengembangan budaya daerah untuk membentuk jati diri
seseorang yang peduli dengan sesamanya mulai terlupakan, ssehingga berdampak
pula terhadap kemajuan daerah itu sendiri.
Kondisi tersebut
membuat Yatti Sembung, Manager Aura House of Beauty Clinic yang menjadi tamu
Smart Woman edisi Minggu ini menjadi prihatin. “Banyak anak-anak muda sekarang
yang lebih suka dengan budaya asing, misalnya mereka gemar melakukan dance
barat, hip hop, bahkan gangnam style. Pada hal itu tidak memberi dampak positif
banyak bagi mereka dalam menumbuhkembangkan kepedulian bagi sesama, sebab
sifatnya hanya sekadar untuk senang-senang saja, jadinya tidak karuan. Budaya
daerah mulai ditinggalkan,” katanya kepada Tribun Manado, Sabtu (27/4).
Menurutnya, budaya
patut dilestarikan budaya merupakan identitas kelompok masyarakat atau bangsa yang ada sejak zaman
dahulu kala hingga saat ini. “ Budaya juga merupakan warisan hidup dari nenek moyang kita tentang
perjalanan hidup mereka, jadi karena merupakan suatu identitas mka generasi
muda sekarang penting untuk mengetahui dan
melestarikan budaya itu,” tegas Sembung.
Budaya
daerah kata dia dapat membentuk budi pekerti luhur generasi muda sebagai calon
pemimpin masa depan, sehingga dapat memacu perkembangan daerah, terutama di
sektor pariwisata yang menjadi andalan pemerintah. “Sulawesi Utara merupakan daerah
memiliki beragam suku dan budaya baik Minahasa, Mongondow, bahkan Sangihe yang
sudah mewarnai budaya nasional. Jadi, jangan dibiarkan mengalami kemunduran seperti
saat ini yang tergambar dengan minimnya penggunaan bahasa daerah di lingkungan
kehidupan sehari-hari, maupun,” ungkapnya.
Masyarakat
Sulawesi Utara, tambah Sembung perlu melestarikan budaya daerah, seperti bahasa
daerah, tari-tarian, maupun alat musik ke dalam kurikulum sekolah, agar dapat
dihayati oleh anak-anak muda dalam membentuk karakter mereka yang berbudi
pekerti luhur. “Coba kita bandingkan seperti Bali misalnya, bagaimana kuatnya
mereka menjaga budaya seperti bahasa dan adat-istiadat. Itu menjadi kekuatan di
daerah mereka sehingga sektor pariwisata mereka maju karena budaya meraka. Sulawesi Utara juga harus bisa seperti itu,
karena potensi pariwisata disini sangat besar dan beragam, mulai dari objek
wisata pantai hingga pegunungan, tak kalah dengan daerah lainnya,” tukasnya. (War)
--biodata--
Nama : Yatti SembungTTL : Amurang, 11 Januari 1986
Alamat : Matungkas, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara
Moto : Experience is the Best Teacher
Hobby : Membaca dan Memasak
COMPANY:
•Manager Aura House Of Beauty Clinic
•Financial Consultal PT.AXA Financial Indonesia
•Marketing PT Bumi Asih
Berita Terkini
Berita Populer
Memuat video…