A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Pipik Sebut Dokter Jahat, Uje Hanya Pingsan - Tribun Manado
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 28 Juli 2014
Tribun Manado
Home » Seleb

Pipik Sebut Dokter Jahat, Uje Hanya Pingsan

Jumat, 26 April 2013 18:00 WITA
TRIBUNMANADO.CO.ID,JAKARTA - Pipik Dian Irawati Popon, istri almarhum Ustad Jefry Al-Bukhori tampaknya masih belum bisa menerima kepergian mendadak sang suami yang begitu dicintainya.

Saat tiba dirumahnya berulang kali menolak kenyataan bahwa suaminya telah dipanggil Yang Maha Kuasa.

"Dokternya pada jahat kenapa dibawa ke kamar jenazah, itu pingsan belum meninggal," ujarnya, Jumat (26/4/2013).

Sejumlah anggota keluarga nampak mencoba menenangkan Pipik yang masih begitu terpukul. Mereka menuntun Pipik untuk mengucap istighfar dan menenangkan diri.

Sementara itu, ayah Pipik, Imam Martoni (72) mengatakan begitu mendengar kabar menantunya mengalami kecelakaan keluarga Pipik yang tinggal di Semarang langsung berangkat ke Jakarta untuk menenangkan putri bungsunya itu.

"Kita sampai jam 2 tadi malam." tukasnya.

Seperti diketahui, Uje tewas dalam sebuah kecelakaan tunggal di Jalan Gedung Hijau Raya, Pondok Indah, Kebayoran Lama dinihari tadi.

Saat kecelakaan disebutkan almarhum tengah melintas dari arah kemang kemudian melintas di bundaran pondok indah ke arah jalan gedong hijau raya. Kemudian tepatnya didepan rumah nomor 17 PB -38 diperkirakan almarhum mengantuk dan kehilangan kendali.

Karena kecepatan cukup tinggi almarhum kemudian menabrak trotoar di samping kiri jalan dan kemudian menabrak pohon palem, akibat benturan pohon palem, almarhum terpental lebih 3-4 meter dan sepeda motornya terus berjalan sejauh 30 meter. Posisi terakhir almarhum berada dalam keadaan terlungkup.

Almarhum sempat dirawat di RS Pondok Indah sebelum kemudian dinyatakan tewas akibat kecelakaan tersebut.

Editor: Rine_Araro
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas