• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 1 Oktober 2014
Tribun Manado

Pala Primadona Ekspor Sulut

Jumat, 26 April 2013 21:18 WITA
Laporan Wartawan Tribun Manado Herviansyah

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO
-Sampai saat ini Pala menjadi primadona ekspor Sulawesi Utara (Sulut) sampai saat ini. Hal ini terlihat dari ekspor yang dilakukan setiap minggunya.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulut Sanny Parengkuan, Jumat (26/4/2013). ""Hal ini dilihat dengan semakin tingginya ekspor pala ke Benua Eropa terutama Belanda yang menjadi pasar utama kita," ujarnya.

Parengkuan menambahkan dalam pekan ini ada 20 ton biji pala yang diekspor ke Belanda dan mendatangkan devisa senilai 5 ribu USD, yang sudah pasti itu menguntungkan para eksportir dan petani pala di daerah ini.

Selain itu,  setiap pekan selalu ada pala dari Sulut yang diekspor ke Australia, Amerika, Afrika dan Eropa, dengan jumlah besar dan nilai transaksi tinggi, sehingga menguntungkan wilayah ini.
    "Untuk itu harus dimanfaatkan petani untuk meningkatkan perekonomiannya, termasuk kualitasnya, agar komoditi tetap diterima di pasar mancanegara," tuturnya.

Terpisah,  Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Disperindag Sulut Hanny Wajong mengungkapkan komoditas  pala Sulut banyak diminati di luar negeri, karena kualitasnya lebih baik dibandingkan daerah lainnya. "Apalagi dari daerah Kabupaten Sitaro dan Sangihe, mutunya bagus," katanya..

Biji maupun bunga pala Sulut dimanfaatkan sebagai bumbu dan untuk aroma terapi di negara tujuan, karena bau dan rasanya yang khas, disukai masyarakatnya. Pada April, ekspor biji pala Sulut mencapai 34 ton, dan menghasilkan devisa sebesar 192.600 dolar Amerika, dengan tujuan  ke Vietnam, Amerika dan Belanda.
Penulis: Herviansyah
Editor: Rine_Araro
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
294654 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas