A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Evaluasi Kekacauan UN, Komisi X Panggil Mendikbud - Tribun Manado
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 2 September 2014
Tribun Manado

Evaluasi Kekacauan UN, Komisi X Panggil Mendikbud

Jumat, 26 April 2013 16:49 WITA
TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat memanggil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh pada Jumat (26/4/2013) siang ini. Pemanggilan ini untuk mendengar penjelasan Mendikbud terkait pelaksanaan Ujian Nasional (UN) yang sempat ditunda di 11 provinsi. Demikian disampaikan Ketua Komisi X Agus Hermanto, di Kompleks Parlemen, Jumat (26/4/2013).

"Kami akan melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Mendikbud, khususnya soal UN, di mana UN yang dilakukan untuk SLTA ada kendala teknis," ujar Agus.

Agus mengatakan rapat akan dilaksanakan secara terbuka sehingga publik bisa mendengar langsung penjelasan dari Mendikbud tentang kekacauan pelaksanaan UN ini.

"Kami akan mendengarkan terlebih dulu evaluasi dari Mendikbud kenapa persoalan itu bisa terjadi dan apa kendalanya," kata politisi Partai Demokrat ini.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengumumkan penundaan jadwal ujian nasional (UN) 2013 mata pelajaran Bahasa Indonesia pada jenjang SMA/MA/SMALB/SMK dan Paket C di 11 provinsi. Provinsi yang mengalami pergeseran jadwal UN tersebut adalah Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Jumlah siswa di 11 provinsi tersebut sebanyak 1,1 juta di 3.601 SMA/MA dan 1.508 SMK.

Mendikbud mengemukakan, untuk mencetak materi UN kali ini, Kemdikbud menunjuk 6 percetakan. Dari keenam percetakan itu, lima di antaranya sudah siap, sedangkan satu percetakan, yaitu PT Ghalia Printing Indonesia yang tugasnya menyebarkan soal ke Indonesia tengah sedang berusaha sekuat tenaga. Kemdikbud sudah bekerja hingga dini hari untuk membantu percetakan tersebut.

Namun, upaya tersebut masih belum berhasil sehingga diputuskan pelaksanaan UN di 11 provinsi baru bisa dilaksanakan pada 18 April mendatang.
Editor: Rine_Araro
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
294174 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas