Eks Pemain Timnas Siap Bantu Persma
Suara Francis 'Enal' Wewengkang terdengar bergetar ketika dihubungi Tribun Manado Rabu (24/4) .
Penulis: | Editor: Andrew_Pattymahu
Laporan Wartawan Tribun Manado David Manewus
TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO-
Suara Francis 'Enal' Wewengkang terdengar bergetar ketika dihubungi
Tribun Manado Rabu (24/4) melalui selular dari tribun utama Stadion
Klabat Manado. Mantan kapten tim nasional Indonesia itu nampak bahagia
Persma mulai eksis kembali.
Bagi Enal, dimulainya tahap seleksi Persma bak mimpi menjadi
kenyataan. Sejak lama ia mengharapkan Badai Biru bisa bangkit kembali
dari keterpurukan dan masuk papan atas liga Indonesia.
"Saya akan membantu apa saja agar Persma bisa bangkit,"kata Enal
Enal, pemain dan pelatih sepak bola nasional asal Sulut ini pun
meminta semua pihak bisa membantu. Pemerintah daerah juga menurutnya
harus membantu. Seperti yang pernah dilakukan mantan gubernur Sulut EE
Mangindaan.
"Bagi saya semua harus dimulai dengan niat. Jika niat sudah bulat semua pasti akan terjadi,"ujar Enal
Kemarin
Rabu memang Persma sementara mengadakan latihan hari ketiga. Sebanyak
lima puluh empat pemain diseleksi. Mereka dibagi dalam beberapa kelompok
kemudian diadu di tengah lapangan.
Tim seleksi yang terdiri dari Arifin Adrian, Muhammad Khan, Allan
Mandey, pelatih kiper Arsi Kolonio dan penasihat teknis Anton Arsyad
mengamati satu persatu pemain dan mengoreskan hasil penilaian mereka
pada sebuah kertas.
Menurut ketua tim pembentukan Persma Jeffry Talumepa, dihari ketiga
hampir semua kabupaten dan kota sudah mengirimkan pemain mereka untuk
diseleksi. Mereka akan segera bertanding selesai kongres PSSI di bulan
Juni. Dalam waktu dua bulan tim yang sudah lolos seleksi akan digenjot
dengan program latihan.
"Sudah ada sponsor yang bersedia tapi belum bisa kami informasikan.
Untuk sekarang sudah ada sepuluh kabupaten dan kota yang mengikuti
seleksi. Ini masih bisa bertambah lagi,"tutur Talumepa
Vecky
Gandey, ditempat yang sama mengharapkan seleksi ini bisa menghasilkan
pemain yang terbaik. Ini agar kerinduan masyarakat Manado akan Persma
dapat terobati. Ia mengharapkan juga agar semua stakeholder bisa
membantu kebangkitan Persma.
Selesai pertandingan, kepala tim seleksi Arifin Adrian mengatakan
sudah memiliki gambaran awal mengenai pemain dengan posisinya. Diminggu
pertama ini, mereka akan menyeleksi 40 pemain. Setelah itu, pada minggu
kedua tim pelatih akan menyisakan 30 pemain.
"Pelatihannya akan dimulai awal bulan depan. Saya memang menemukan
dengan minimnya kompetisi anak-anak bermain masih di bawah rata-rata.
Tapi dengan fokus latihan dan banyak uji coba dalam waktu dua bulan kita
pasti bisa,"kata Adrian
Satu di antara pemain seleksi bernama Fitra Usman (18), pemain
Malalayang Putra (MalPu) mengaku merinding di stadion Klabat, stadion
kebanggaan Persma itu. Ia berharap bisa terpilih dan menjadi seperti
legenda yang lain. (dma)