Kertas LJUN UN Tipis
Ujian Nasional (UN) hari pertama tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Penulis: Alpen_Martinus | Editor: Andrew_Pattymahu
Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus
TRIBUNMANADO.CO.ID,AMURANG- Ujian Nasional (UN) hari pertama tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, tidak menimbulkan kesulitan yang berarti bagi peserta UN.
"Kalau saya soal bahasa Indonesia tadi, ya tidak terlalu sudah, hanya soal wacana yang agak susah, soalnya harus baca dulu, dan membutuhkan waktu," kata Seravy Bujung siswa SMP N 3 Tumpaan, Senin (22/4).
Ia menambahkan, selain soal yang lumayan mudah dimengerti, waktu mengerjakan soal juga lebih dari cukup."Waktunya tadi juga lumayan panjang," jelas dia.
Sementara itu Marcelina Bujung, siswa lainnya mengatakan untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia ini, tidak membuatkan kesulitan."Karena sudah belajar, apalagi soal yang keluar kebanyakan dari kelas sembilan, jadi baru saja kami pelajari," kata dia.
Meski mudah, namun ada masalah lain yang dihadapi oleh para siswa, yaitu lembar jawaban UN."Kertas LJUNnya tipis sekali, sehingga kami harus hati-hati menghitamkan LJUN, kalau tidak, akan bocor dan rusak," jelas Marla Moningka.
Sebab, jika LJUN menjadi rusak, itu berarti siswa harus mengerjakan soal cadangan yang berbeda, mulai dari awal lagi, sebab soal dan LJUN memiliki nomor kode yang berbeda. "Ya pastinya kalau rusak, akan sia-sia yang sudah kita kerjakan, karena harus mulai dari awal," kata Vetly Pogaga.
Namun meski begitu, mereka yakin apa yang mereka kerjakan sudah maksimal."Kami akan persiapkan untuk besok (hari ini) mata pelajaran Bahasa Inggris, mungkin itu tingkat kesulitannya lumayan," ucapnya. (Amg)