• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 24 Oktober 2014
Tribun Manado

Voyager Mencapai Batas Luar Tata Surya

Jumat, 22 Maret 2013 09:40 WITA
TRIBUNMANADO.CO.ID-Wahana antariksa Voyager 1 yang diluncurkan tahun 1977 untuk mengekplorasi planet-planet yang ada di luar sabuk asteroid seperti Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus, kini telah melewati daerah baru dalam perjalanannya keluar dari Tata Surya.

Hal ini terungkap dari dua perubahan kondisi lingkungan luar angkasa yang sangat berbeda dan saling terhubung, yang terdeteksi oleh wahana tersebut pada lokasi yang berjarak lebih dari 18 miliar km dari Bumi, pada tanggal 25 Agustus 2012 lalu.

Satelit Voyager 1 menangkap perubahan yang drastis pada tingkatan radiasi, dimana satu radiasi berasal dari lingkungan di dalam sistem tata surya dan satunya lagi datang dari interstellar space.

Bill Webber, Astronom di New Mexico State University di Meksiko, mengatakan, pada heliosphere, Voyager 1 mendeteksi partikel yang ada di dalam sistem tata surya menurun kurang dari 1 persen dari yang terdeteksi sebelumnya. Sementara, radiasi interstellar space meningkat hampir 2 kali lipat.

Meski demikian, peneliti belum menyatakan bahwa Voyager 1 sudah berada di interstellar space, suatu ruang di luar angkasa yang tidak lagi dipengaruhi oleh efek dari Matahari.

Edward Stone, peneliti yang terlibat dalam proyek Voyager, mengatakan, masih diperlukan bukti tambahan yang mengindikasikan Voyager telah meninggalkan sistem Tata Surya.

“Perubahan arah medan magnet adalah indikator penting terakhir yang menandakan bahwa Voyager 1 telah mencapai interstellar space. Hingga saat ini perubahan arah tersebut belum teramati” jelasnya.

Peneliti menduga bahwa Voyager 1 saat ini mungkin berada di daerah perbatasan antara heliosphere dan interstellar space yang belum pernah diketahui sebelumnya.

“Wahana ini berada di luar heliosphere,” kata Webber yang dikutip Reuters, hari Rabu (20/3/2013). “Segala hal yang kami ukur berbeda dan ini menarik,” tambahnya.

Di bulan Desember, Voyager telah mencapai daerah yang disebut ‘magnetic highway’, dimana medan magnet yang berasal dari Matahari terhubung dengan medan magnet lain dari interstellar space.

“Kami percaya bahwa ini adalah langkah terakhir dari perjalanan kita menuju interstellar space. Ini diperkirakan dalam beberapa bulan atau beberapa tahun ke depan," kata Stone.
Editor: Andrew_Pattymahu
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
261524 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas