Kamis, 18 Desember 2014
Tribun Manado

IRT Siasati Penggunaan Bawang

Jumat, 15 Maret 2013 09:24 WITA

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tingginya harga bawang putih dan bawang merah membuat ibu rumah tangga harus memikirkan cara menyiasatinya.

"Hampir semua masakan menggunakan bawang putih dan bawang merah. Karena sekarang harganya 10 kali lipat dari biasanya, pemakaiannya dikurangi saja," ujar Elstina Sehapikang yang ditemui saat berbelanja di swalayan, Kamis (14/3).

Ia mengatakan, kalau biasanya bawang putih yang digunakan untuk memasak diiris, maka sekarang dirinya mengoptimalkan penggunaan bawang putih dengan cara digeprek "Jadi biarpun lebih sedikit jumlahnya tapi tetap lebih terasa," tuturnya.

Kata dia, selain cara tersebut, ada juga cara lain misalnya dengan menggunakan batang dari daun bawang. "Bagian bawah daun bawang yang warnah putih itu bisa juga sebagai pengganti bawang putih," ucapnya.

Kenaikan harga dua komiditi ini menurutnya memang sangat berdampak. Dikatakannya,  biasanya beli harga Rp 1000 bisa dapat empat siung besar, tapi kalau sekarang harganya sampai 10x lipat. "Tapi biar mahal tetap kita beli," katanya.

Hal yang sama juga dikatakan Nurjanah. Kenaikan harga bawang ini mempengaruhi masakannya. Apalagi dirinya sebagai penjual makanan. "Terpaksa dikurangi pemberian bawang gorengnya karena harga bawang yang naik gila-gilaan," tuturnya.

Ia mengatakan, biasanya ia membeli bawang putih dan bawang merah lebih dari 1 kilogram, tapi semenjak harga naik, ia hanya membeli setengah kilo saja. "Itu pun masih tawar menawar dengan pedagang agar mereka memberi lebih bawangnya," ucap Nurjanah.

Ia berharap agar harga bawang putih dan bawang merah kembali stabil. "Semoga tidak seperti di luar Sulut yang harganya sampai Rp 100 ribu," tandasnya.(aro)
Penulis: Rine_Araro
Editor: Andrew_Pattymahu

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas