Selasa, 3 Maret 2015

Antik Sindir Tatong

Jumat, 15 Maret 2013 19:42 WITA

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Pendaftaran wali kota dan wakil wali kota Kotamobagu menjadi ajang unjuk kekuatan bagi petahana, Djelantik Mokodompit dan Tatong Bara bersama pasanganya masing-masing. Setelah Tatong mendaftar bersama Jainuddin Damopolii pada Kamis (14/3/2013), giliran Djelantik dan Rustam mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotamobagu, Jumat (15/3/2013).

Djelantik-Rustam yang diusung dua partai besar, Partai Golkar dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), diantar oleh ribuan pendukung dan simpatisan. Mereka mulai perjalanan daru rumah Djelantik di Kelurahan Mogolaing. Djelantik dan Rustam bersama istrinya masing-masing menggunakan bentor menuju Kantor KPU Kotamobagu yang berada di Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Kotobangon.

Ribuan simpatisan seakan mengular mengikuti pasangan tersebut. Sesampainya di pintu gerbang Kantor KPU, upacara adat Itum-itum dan Tarian Tuitan menyambut Djelantik dan Rustam yang saat itu memakai baju kotak-kotak ala Jokowi dengan dua sulur kuning di bagian dada kanan. Sekitar pukul 15.00 wita, rombongan memasuki ruang mendia center KPU Kotamobagu yang menjadi tempat pendaftaran pasangan calon.

Selain simpatisan dan pendukung, beberapa pengurus Partai Golkar dan PDIP dari beberapa daerah turut mengantar pasangan ini. Beberapa di antaranya, Yanny Tuuk, Kadir Mangkat, Herson Mayulu dan sejumlah pengurus DPD PDIP dan Golkar Sulut. Bahkan, hadir juga mantan Bupati Bolmong Marlina Moha Siahaan.

Usai pendaftaran, KPU Kotamobagu memberikan kesempatan kepada Djelantik dan Rustam untuk menyampaikan orasi politiknya. Djelantik dengan percaya diri mengatakan pasangan tersebut akan memenangkan Pilwako periode 2013-2018. "Rustam dan Djelantik siap memenangkan Pilwako. Tidak ada alasan tidak menang dengan dua partai besar yang mengusung," kata dia kepada massa pendukungnya.

Menurut dia, Partai Golkar dan PDIP mempunyai warna yang jelas dalam perjuanganya. PDIP selalu menekankan pembelaan kepada masyarakat kecil atau wong cilik. Di sisi lain, Golkar terkenal dengan jargon kekaryaan. Dia yakin, perpaduan dua partai tersebut akan bisa membangun Kotamobagu jauh lebih baik.

Pada kesempatan itu, pria yang biasa disapa Antik memberikan imbauan kepada massa saat pawai untuk menjaga kebersamaan, ketertiban dan kebersihan. Apalagi, kata dia, saat ini Kotamobagu sedang dalam penilaian Adipura. Bahkan dia sempat menyindir konvoi yang dilakukan sehari sebelumnya. Sehari sebelumnya, pasangan Tatong Bara-Jainuddin yang diusung PAN juga melakukan konvoi.

Halaman12
Penulis: Edi_Sukasah
Editor: Rine_Araro
JANGAN LEWATKAN
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas