• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 22 September 2014
Tribun Manado

Para Kardinal Memilih Paus Mulai Hari Ini

Selasa, 12 Maret 2013 12:50 WITA
Para Kardinal Memilih Paus Mulai Hari Ini
ist
Para Kardinal memasuki Kapel Sistine saat konklaf yang akhirnya memilih Paus Benediktus XVI tahun 2005
TRIBUNMANADO.CO.ID, VATIKAN - Para kardinal yang berkumpul di Roma untuk memilih paus baru akan mulai memberikan suara mereka hari ini, tanpa ada kandidat kuat.

Sebanyak 115 kardinal-pemilih akan menghadiri Misa khusus di pagi hari sebelum memasuki Kapel Sistina untuk memulai prosesi di sore hari.

Mereka akan memilih empat kali dalam satu hari hingga dua pertiga suara menyetujui satu kandidat.

Pemilihan ini dipicu oleh pengunduran diri mendadak Benediktus XVI.

Tantangan memimpin Gereja yang memiliki banyak masalah mulai dari skandal pelecehan seksual hingga tuduhan korupsi di bank Vatikan menjadi beban yang terlalu berat bagi Benediktus, 85, yang kini dikenal sebagai Paus Emeritus.

Masalah-masalah itu kini menanti untuk ditangani oleh penerusnya, begitu ia terpilih.

Pintu terkunci

Selasa pagi akan didominasi dengan Misa "untuk Pemilihan Paus" pada pukul 10:00 waktu setempat di Basilika Santo Petrus.

Di sore hari, 115 kardinal-pemilih akan masuk ke Kapel Sistina untuk melaksanakan konklaf rahasia untuk memilih pengganti Benediktus XVI.

Begitu mereka telah mengucapkan sumpah kerahasiaan, Monsignor Guido Marini, pemimpin upacara kepausan, akan mengatakan "Extra omnes" atau "Semua orang keluar" dan pintu-pintu kapel akan dikunci untuk orang luar.

Para kandidat yang disebut-sebut memiliki peluang besar antara lain Kardinal Angelo Scola dari Milan, Odilo Scherer dari Brasil dan Kardinal AS Timothy Dolan, meski ia mengatakan pada seorang wartawan bahwa siapa pun yang berpikir ia punya peluang mungkin sedang "menghisap mariyuana."

Penekanan pada kerahasiaan
Begitu mereka berada di Kapel Sistina hari Selasa, para kardinal akan mendengarkan meditasi sebelum melakukan voting pertama, sesudah itu kertas suara mereka akan dibakar.

Asap yang akan keluar dari cerobong kapel di sore hari kemungkinan besar akan berwarna hitam, yang berarti Paus belum terpilih.

Mulai hari Rabu, dua kali pemungutan suara akan dilakukan setiap pagi dan sore hari, dan kertas suara dibakar setiap kali sesi usai, hingga ada satu kandidat yang mendapat dua pertiga dari mayoritas suara atau 77 suara.

Kemudian asap cerobong akan berwarna putih yang berarti paus telah terpilih.

Langkah-langkah pengamanan ekstensif akan diambil untuk mencegah rincian tentang diskusi para kardinal mengenai paus berikutnya tersebar ke publik.

Hari Senin, sekitar 90 staf yang melayani para kardinal selama masa karantina, termasuk pelayan, petugas kebersihan, supir dan staf medis mengucapkan sumpah kerahasiaan.

Kapel Sistina akan disisir setiap hari untuk mencari alat penyadap. (bbc)
Editor: Dion_Putra
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
253334 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas