A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Dinas Perikanan dan Kelautan Minahasa Tebar Benih Ikan di Danau Tondano - Tribun Manado
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 21 April 2014
Tribun Manado

Dinas Perikanan dan Kelautan Minahasa Tebar Benih Ikan di Danau Tondano

Senin, 4 Maret 2013 18:45 WITA
Laporan wartawan Tribun Manado Lucky Kawengian

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO
- Dinas Perikanan dan Kelautan Minahasa harus turun tangan untuk menyelamatkan keberadaan ikan di Danau Tondano.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Minahasa, Dolfie Kasenda saat diwawancarai Tribun Manado, Senin (4/3) mengatakan selama beberapa tahun terakhir pihaknya melaksanakan program restocking (pengadaan) kembali ikan di Danau Tondano. Khusus tahun 2013 ini, tahap awal telah dilepas sekitar 200.000 bibit ikan nila dan sekitar 100.000 ekor bibit ikan mas.

"Tahap pertama telah dilaksanakan dan ikan-ikan telah disebar. Saat ini sedang dalam tahap persiapan restocking tahap kedua yaitu menyebar bibit ikan koan. Bibit ikan koan telah dipesan dari Sukabumi dan dalam beberapa pekan kedepan akan dilepas ke Danau Tondano," ujarnya.

Kasenda menjelaskan, program penebaran bibit ikan di Danau Tondano memiliki beberapa tujuan. Untuk ikan nila dan mas, penyebaran bibit ikan dilakukan untuk menjamin ketersediaan ikan untuk nelayan tangkap. Sedangkan bibit ikan koan bertujuan untuk pengendali pertumbuhan eceng gondok di Danau Tondano karena ikan ini memakan akar eceng gondok.

"Selain tujuan tersebut, penambahan ikan perlu dilakukan di Danau Tondano karena di danau ini selalu ada siklus tahunan yang menyebabkan kematian ikan secara massal. Warga sekitar danau menyebut kejadian ini sebagai fenomena 'rano lewo' (air jahat) yang menyebabkan puluhan ribu ikan mati hanya dalam satu malam," ujarnya.
Editor: Rine_Araro
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
247163 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas