Rabu, 28 Januari 2015

Ingrid Kansil Tertarik Kain Bentenan

Rabu, 13 Februari 2013 02:09 WITA

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO -  Kain bentenan dan Pinawetengan hasil tenunan punya daya tarik hingga mengundang Inggrid Kansil, Anggota DPR RI melihat proses pembuatannya tenunan kain bentenan dan Pinawetengan, Sonder dan Tompaso Lama, Selasa (12/2/2013).

Anggota Komisi VIII DPR-RI itu pun tertarik mengembangkan hasil tenunan tradisional Minahasa. Janji isteri  Menteri Koperasi dan UMKM RI Syarif Hassan itu disampaikan usai meninjau galeri kain tenunan bentenan di Sonder dan kain tenunan pinawetengan di Tompaso baru.

Inggrid datang bersama Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Prof Dr Armida Alsyabana

"Saya melihat khusus untuk kain bentenan dan kain pinawetengan sudah ada bapak angkatnya. Sementara kain minahasa belum memiliki ibu angkatnya. Untuk itu dalam waktu dekat,  saya akan mengusulkan ibu angkatnya dari kalangan dunia perbankan, " kata Inggrid Kansil.

Menurutnya, kain tenunan minahasa yang berada di desa Tataaran satu Minahasa merupakan kain tertua di tanah toar lumimuut hingga perlu di lestarikan

"Sekaligus desa Tataaran satu akan dijadikan centra untuk tenunan kain minahasa untuk dikembangkan, ujarnya.

Usai meninjau galeri kain pinawetengan, Inggrid Kansil, yang turut didampingi Kadis Koperasi dan UMKM Sulut Maurids Berhandus, juga meninjau museum pinawetengan  milik Irjen Pol Benny Mamoto.

Halaman12
Penulis: Ryo_Noor
Editor: Robertus_Rimawan
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas