A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Ingrid Kansil Tertarik Kain Bentenan - Tribun Manado
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 23 Agustus 2014
Tribun Manado

Ingrid Kansil Tertarik Kain Bentenan

Rabu, 13 Februari 2013 02:09 WITA
Laporan wartawan Tribun Manado Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO
-  Kain bentenan dan Pinawetengan hasil tenunan punya daya tarik hingga mengundang Inggrid Kansil, Anggota DPR RI melihat proses pembuatannya tenunan kain bentenan dan Pinawetengan, Sonder dan Tompaso Lama, Selasa (12/2/2013).

Anggota Komisi VIII DPR-RI itu pun tertarik mengembangkan hasil tenunan tradisional Minahasa. Janji isteri  Menteri Koperasi dan UMKM RI Syarif Hassan itu disampaikan usai meninjau galeri kain tenunan bentenan di Sonder dan kain tenunan pinawetengan di Tompaso baru.

Inggrid datang bersama Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Prof Dr Armida Alsyabana

"Saya melihat khusus untuk kain bentenan dan kain pinawetengan sudah ada bapak angkatnya. Sementara kain minahasa belum memiliki ibu angkatnya. Untuk itu dalam waktu dekat,  saya akan mengusulkan ibu angkatnya dari kalangan dunia perbankan, " kata Inggrid Kansil.

Menurutnya, kain tenunan minahasa yang berada di desa Tataaran satu Minahasa merupakan kain tertua di tanah toar lumimuut hingga perlu di lestarikan

"Sekaligus desa Tataaran satu akan dijadikan centra untuk tenunan kain minahasa untuk dikembangkan, ujarnya.

Usai meninjau galeri kain pinawetengan, Inggrid Kansil, yang turut didampingi Kadis Koperasi dan UMKM Sulut Maurids Berhandus, juga meninjau museum pinawetengan  milik Irjen Pol Benny Mamoto.

Dari sana,  Inggrid Kansil bertandang ke rudis Wakil Gubernur Sulut Dr. Djouhari Kansil bumi beringin manado.

Dalam perbincangan keduanya, membahasa pula kain tenunan kerawang. Wagub memaparkan, kain  tenunan  kerawang sesuai sejarahnya berasal dari Sangihe, "Ini merupakan hasil penelitian dari para peneliti, bukunya ada. namun yang mengembangkan adalah provinsi gorontalo," ungkap Wagub.

Inggrid pun sependapat karena neneknya dulu sering menggunakan kain kerawang berasal dari daerah nusa utara. "Saya melihat itu semenjak kecil hingga menanjak dewasa oma saya sering memakai baju kain kerawang sangihe apabila mau bepergian", katanya.

Dikatahui kunjungan kerja Inggrid Kansil selama dua hari di sulut dalam rangka menghadiri Acara Pertemuan Pemimpin Perempuan se- Indonesia yang telah di oleh Menko Kesra Agung Laksono di hotel Sintesa Peninsula.
Penulis: Ryo_Noor
Editor: Robertus_Rimawan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
229973 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas