A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Anis Baswedan Anggap Wajar SBY Urus Demokrat - Tribun Manado
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 28 Juli 2014
Tribun Manado

Anis Baswedan Anggap Wajar SBY Urus Demokrat

Rabu, 13 Februari 2013 21:18 WITA
Anis Baswedan Anggap Wajar SBY Urus Demokrat
Anis Baswedan
TRIBUNMANADO.CO.ID,JAKARTA - Anis Rasyid Baswedan, Rektor Universitas Paramadina, menilai tidak ada yang keliru dengan cara Susilo Bambang Yudhoyono mengurus Partai Demokrat.

Menurut Anis, SBY sebagai ketua majelis tinggi memang pantas dan saatnya turun untuk membereskan partainya yang sedang bermasalah.

"Kan partainya sedang dalam krisis. Masa tidak diurus? Asal yang dikerjakan masih dalam batas normal," ujar Anis di Jakarta, Selasa (13/2/2013).

Anis juga tidak sependapat jika SBY terkesan lebih mementingkan urusan partai dibandingkan dengan tugas negara.

Tokoh yang mendapat anugerah 100 Tokoh Intelektual Muda Dunia itu berpendapat bahwa SBY tidak melupakan tugasnya sebagai kepala negara. Usai mengurus partainya di Cikeas, SBY segera bertolak ke Manado untuk melaksanakan tugas kenegaraan.

Secara khusus, Anis menyayangkan cara media dalam meliput SBY. Menurutnya, media terjebak dalam memberitakan SBY tetap sebagai kepala negara. Bukan sebagai ketua majelis tinggi partai.

"Teman-teman media memberitakan ini seakan-akan ini keputusan kepala negara. Ini keputusan ketua majelis tinggi Partai Demokrat. Saya melihat ini masih proporsional," tegasnya.

Anis pun mengajak agar memberikan kesempatan kepada SBY dalam waktu dua pekan ,apakah lebih memilih mengurus partai atau tugas negara.

"Kita pantau dalam waktu dua-tiga minggu. Kalau masih terus dibicarakan berarti kesimpulannya fokusnya partai," pungkas pengagas program 'Indonesia Mengajar' itu.

Editor: Rine_Araro
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas