A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Ribuan Ton Besar dikirim ke Filipina dengan Menggunakan KRI Makassar - Tribun Manado
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 30 Agustus 2014
Tribun Manado

Ribuan Ton Besar dikirim ke Filipina dengan Menggunakan KRI Makassar

Jumat, 11 Januari 2013 19:58 WITA
Ribuan Ton Besar dikirim ke Filipina dengan Menggunakan KRI Makassar
TRIBUNMANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Gubernur dan rombongan melihat bantuan beras yang akan dikirim ke Filipina
Laporan Wartawan Tribun Manado Christian Wayongkere

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG
– Ribuan ton beras dari pemerintah Indonesia diangkut oleh kapal KRI Makassar untuk dibawa ke wilayah Mindanao Filipina yang terkena badai tropis Bhopa melalui pelabuhan Nusantara Bitung, Jumat (11/1).

Dalam pengeriman ribuan beras tersebut nampak hadir sekretaris jendral Palang Merah Indonesia (PMI) Budi A Adiputro, Gubernur Sulawesi Utara, Danlantamal VIII, Kapolda Sulut, Danrem 131 Santiago, Danlanudsri, Komandan KRI Makassar, Walikota Bitung, Sekretaris Kota Bitung, Forkopimda Kota Bitung, serta Pejabat TNI dan Polri. Menurut sekjen PMI Budi A Adiputri bantuan yang diberikan oleh pemerintah RI ini merupakan wujud solidaritas Internasional kepada Negara Filipina.

“Bantuan ini merupakan bantuan tahap kedua oleh pemerintah RI kepada pemerintah Filipina yang terdiri dari 2.000 ton beras, 2.500 unit tenda dan 2.500 selimut,” kata Budi.

Dijelaskannya bantuan sebelumnya pada tahap pertama telah diserahkan secara langsung oleh Menkokesra Agung Laksono bersama panglima TNI dan gubernur Sulut beberapa waktu lalu. “Bantuan yang diserahkan pemerintah RI sejumlah satu juta dolar Amerika,” tuturnya.

Terpisah gubernur Sulut SH Sarundajang dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini merupakan wujud sinergitas antara TNI, PMI, BNPB, dan pihak terkait untuk melakukan aktifitas kemanusiaan khususnya dengan negara tetangga Filipina yang sedang dilanda musibah. “Hal ini menjadi suatu pembelajaran bagi masyarakat Indonesia khususnya yang ada di Sulawesi Utara untuk mengantisipasi bencana alam yang datang secara tiba-tiba,” kata Sarundajang.

Dia pun memberikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh awak kapal dan mengajak kepada kita sekalian untuk bersama-sama mendoakan agar KRI Makassar yang membawa bantuan kemanusiaan ini bisa tiba dengan selamat di tempat tujuan.

“Karena pada kesempatan yang lalu tidak dapat mendekati Davao karena angin dan cuaca yang luar biasa,” tambahnya. Dia berharap seluruh komponen masyarakat Sulawesi Utara agar senantiasa lebih dekat dengan alam. “Masyarakat harus melakukan aktifitas yang bersifat pelestarian lingkungan alam dan meningkatkan kewaspadaan terhadap datangnya bencana,” kata dia.

Dijelaskannya bantuan yang diberikan merupakan bentuk keprihatinan dan semangat kemanusiaan kapada sesama manusia yang kena bencana di Filipina. “Ini juga sebagaimana bencana yang alami sejumlah daerah di Indonesia dan menerima bantuan dari Negara tetangga,” pungkasnya.
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Rine_Araro
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
196674 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas