Senin, 22 Desember 2014
Tribun Manado

Kejaksaan Gorontalo Miliki PR 43 Kasus Korupsi

Rabu, 9 Januari 2013 19:44 WITA

Laporan Wartawan Tribun Gorontalo Budi Susilo

TRIBUNMANADO.CO.ID, GORONTALO - Penegak hukum Kejaksaan di seluruh provinsi Gorontalo masih menyelesaikan pekerjaan rumah (PR) di tahun 2013 dalam penanganan tindak pidana korupsi sebanyak 43 kasus. 

Hal ini dikatakan oleh Kasipenkum Kejaksaan Tinggi Gorontalo, Mulyadi, bahwa ada beberapa kasus masih dalam tahap proses penyelidikan, penyidikan, penyusunan penuntutan dan persidangan. 

"Kasus-kasusnya masih sama dengan yang ada di tahun 2012. Masih proses panjang, diselesaikan di tahun 2013 nanti," ujarnya kepada tribungorontalo di aula gedung Kejati Gorontalo, Rabu (9/1/2013). 

Menurutnya, total 43 kasus tersebut bukan berarti tidak diselesaikan, tetapi ada beberapa yang sudah putus namun masih berlanjut proses hukumnya. 

"Sudah ada yang diputus di tingkat pertama tapi lanjut ke tingkat banding bahkan sampai kasasi," urainya.

Karena itu, tegas Mulyadi, kasus yang masih proses di tingkatan banding dan kasasi masuk bagian hitungan perkara yang belum di tuntaskan. 

"Tidak mungkin, kadang ada yang tidak puas, masih ngajukan ke tingkat yang lebih tinggi. Bagi kami kalau belum ada sampai putusan akhir sampai Mahkamah Agung maka kasus masih belum final," ujarnya. 

Sebagai teknisnya, kebijakan penganganan tindak pidana korupsi di tiap instansi kejaksaan berbeda.

Di tiap-tiap Kejaksaan Negeri mendapat porsi tiga perkara, sedangkan di Kejaksaan Tinggi tangani delapan kasus. 

Mulyadi menambahkan, dalam memaksimalkan kinerja upaya pemberantasan korupsi di sepanjang tahun 2013, maka telah dipersiapkan penyerapan anggaran. 

"Sudah dianggarkan sekitar Rp 2 milyar lebih. Untuk semua lembaga Kejaksaan di provinsi Gorontalo, yang dibiayai dari negara," ungkap pria berkacamata ini.
Editor: Rine_Araro

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas