• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 2 Oktober 2014
Tribun Manado

Perawatan Wajah, Adebayor Pakai Krim Pelembab dari Emas

Selasa, 11 Desember 2012 09:33 WITA
Perawatan Wajah, Adebayor Pakai Krim Pelembab dari Emas
telegraph.co.uk Emmanuel Adebayor
TRIBUNMANADO.CO.ID-Tren perawatan wajah sepertinya mulai melanda para pemain di kancah premier league. Setelah Wayne Rooney melakukan transplatasi rambut, dan mencukur aliasnya, kini adalah Emmanuel Adebayor yang menjadi bagian dari pria metroseksual.

Striker tinggi besar asal Tottenham Hotspur ini ternyata suka mengenakan krim pelembab khusus pria yang berlapiskan serbuk emas 24 karat. Pemain berkebangsaan Togo ini menghabiskan 10 ribu pound atau setara Rp 154 juta untuk membeli krim tersebut di toko Oro Gold.

Tak hanya pelembab, Adebayor juga melengkapi perawatan wajahnya dengan masker anti-penuaan. Masker seharga 5 ribu pound itu juga berlapiskan serbuk emas. Krim dan masker tersebut dipercaya bisa mencegah kerutan sehingga wajah terlihat awet muda.

Usia Adebayor saat ini sebenarnya masih 28 tahun. Belum ada kerut atau pun bintik-bintik hitam tanda penuaan di wajahnya. Namun, penyerang asal Togo ini rupanya ingin melakukan antisipasi sebelum penuaan melanda wajahnya.

"Emmanuel memperhatikan seorang asisten toko mendemonstrasikan semua krim dan dia mencobanya. Setelah itu, dia pergi membawa krim-krim tersebut dan berjanji akan kembali lagi," ujar seorang sumber dikutip dari The Sun, kemarin.

Penghasilan Adebayor dari sepak bola memang melimpah ruah. Di negaranya sendiri ia beberapa kali terpilih sebagai atlet terbaik. Namun, belakangan ia mengancam akan pensiun dari tim nasional jika Federasi Sepak Bola Togo (FTF) tidak membayar honor pertandingan persahabatannya kala negara itu melawan Maroko awal bulan lalu. Menurutnya, hal itu juga berlaku untuk pemain lain.

"Jika tidak ada perubahan, aku akan pensiun dari pertandingan internasional dan banyak pemain yang akan gantung sepatu dari membela negara kami," kata Adebayor kepada Radio Frequence1. "Setiap orang di federasi kami hanya berpikir untuk kantongnya sendiri. Beberapa pemain belum menerima uang, sisanya baru menerima setengahnya. Pemain datang kepada aku, bertanya soal uang mereka. Memalukan," ujarnya geram. (Tribunnews/den)
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
171664 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas