A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Debu Lokon tak Ganggu Warga Tombariri Timur - Tribun Manado
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 30 Agustus 2014
Tribun Manado

Debu Lokon tak Ganggu Warga Tombariri Timur

Rabu, 28 November 2012 18:24 WITA
Laporan wartawan Tribun Manado Lucky Kawengian

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO
- Warga di Desa Ranotongkor Timur, Lolah, dan Lemoh, Kecamatan Tombariri Timur tidak terganggu walau debu vulkanik letusan Gunung Lokon jatuh di wilayahnya.

Desa-desa tersebut terkena semburan debu Gunung Lokon beberapa hari terakhir. Hukumtua Lolah Dua, Tenny Wuisang saat diwawancarai Tribun Manado, Rabu (28/11/2012) menjelaskan, guyuran debu pertama terjadi pada Selasa, sekitar pukul 12.00 Wita. Saat itu debu yang jatuh tidak terlalu banyak. Guyuran debu kedua terjadi pada Rabu, sekita pukul 07.00 Wita.

"Dari dua kali guyuran ini, debu yang jatuh tidak terlalu tebal. Aktifitas warga tidak terganggu karena beberapa saat setelah guyuran debu, hujan langsung turun dan menyapu semua debu yang telah jatuh sebelumnya," ujarnya.

Dirinya menjelaskan, saat hujan redah, hampir tidak ada debu vulkanik Gunung Lokon yang tersisa. Warga tetap beraktifitas seperti biasa dan tidak ada yang menggunakan masker.

Camat Tombariri Timur, Decky Suatan menjelaskan, secara umum debu vulkanik Gunung Lokon tidak berdampak besar pada desa-desa di wilayahnya. Dirinya menjelaskan, semua debu vulkanik itu langsung tersapu oleh guyuran hujan. Kendati demikian dirinya terus mengimbau semua warga untuk tetap waspada jika ada letusan lanjutan dari Gunung Lokon.

Dirinya menjelaskan, pada guyuran debu pada Rabu siang memang sedikit lebih tebal dibanding dua hari sebelumnya. Dirinya menjelaskan, saat terjadi guyuran debu, daerah tersebut sedang diguyur hujan.

"Saat itu debu jatuh bersama dengan air hujan sehingga nampak seperti lumpur yang jatuh dari langit. Tapi kondisi itu tidak lama dan debu tidak terlalu banyak. Saat jatuh ke tanah, debu itu langsung hanyut terbawa air," ujarnya.

Suatan mengatakan, aktifitas vulkanik dari Gunung Lokon terus terjadi selama beberapa bulan terakhir harus terus diwaspadai. Menurutnya, warga berharap tidak ada letusan besar yang bisa berdampak negatif pada warga di Kecamatan Tombariri Timur atau daerah-daerah lain.

Suatan menjelaskan, pihaknya terus melaporkan perkembangan terbaru pada aktifitas Gunung Lokon pada pimpinan di Pemkab Minahasa.
Editor: Robertus_Rimawan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
159563 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas