A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

600 Guru di Minut Dibekali Cara Mengajar dengan Hati - Tribun Manado
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 2 Agustus 2014
Tribun Manado

600 Guru di Minut Dibekali Cara Mengajar dengan Hati

Jumat, 16 November 2012 18:58 WITA
Laporan wartawan Tribun Manado Susanty Otodu

TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI
- 600 tenaga pengajar (guru) se Kabupaten Minahasa Utara (Minut) dibekali cara mengajar menggunakan hati. Pembekalan tersebut diselenggarakan oleh Kementrian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) di Manado International School (MIS) sejak Rabu (14/11) sampai dengan Jumat (16/11).

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Minut, Maxmelian Tapada yang turut mendampingi tim dari Kemendiknas mengatakan pembekalan ini terkait dengan cara mengajar terbaru. Cara ini dinilai lebih ampuh dan maksimal agar tidak ada sekat antara guru dan murid.

"Lebih ke pembekalan moril kepada guru dan strategi cara mengajar. Baik dari segi penerapan materi maupun cara pendekatan agar saat mengajar bisa menciptakan kenyamanan dari segi kejiwaan antara guru dan murid," jelas Tapada pada Tribun Manado, Jumat (16/11).

Lanjut Tapada kenyamanan yang dimaksud, seperti ada suasana yang sama saat murid berada dirumah bersama orang tua dan berada disekolah ketika bersama guru.

Dari sisi positifnya, dengan cara penerapan cara baru ini diharapkan murid bisa merasakan ketentraman pada saat proses belajar mengajar berlangsung. Dengan adanya perasaan yang tentram dan nyaman, maka murid akan merasa betah ketika berada di kelas dan di lingkungan sekolah.

Sejumlah peserta yang hadir mengakui kegiatan pembekalan semacam ini sangat memberikan manfaat. Meskipun berdasarkan pengalaman sebagai guru dalam mengajar tidak hanya sekedar menggunakan hati, tetapi lebih ke hati-hati.

"Katanya kita mengajar harus dengan hati, tetapi sebenarnya kita tidak hanya dengan hati, malah hati-hati. Sebab kita sebagai guru tidak bisa sembarangan, seperti memukul, membentak dan sebagainya. Jika hal itu terjadi bisa dapat komplein," canda sejumlah guru.
Editor: Rine_Araro
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas