Rabu, 10 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tapal Batas

Tapal Batas Mitra Boltim Tahap Finalisasi

Pekan depan, menunggu kepulangan lawatan Gubernur SH Sarundajang dari luar negeri.

Tayang:
Penulis: Ryo_Noor | Editor:
zoom-inlihat foto Tapal Batas Mitra Boltim Tahap Finalisasi
TRIBUNMANADO/RYO NOOR
Bupati Mitra dan Bupati Boltim saat berbincang dengan Gubernur Sulut.
Laporan Wartawan Tribun Manado Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO -  Penyelesaian tapal batas Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dan Minahasa Tenggara (Mitra) masuk tahap finalisasi.

Pekan depan, menunggu kepulangan lawatan Gubernur SH Sarundajang dari luar negeri, Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Noudy Tuerah mengatakan, tanda tangan kesepakatan tapal batas tersebut akan dilakukan.

Sebagaimana permintaan Pemkab dan DPRD Boltim, Tendean menggukapkan Bakosurtanal akan dihadirkan dalam kesepakatan tersebut. Bakorsurtanal merupakan institusi yang berkompeten dalam penentuan tapal batas itu "

"Nah ini proses tanda tangan kesepakatan bakosurtanal sebagai institusi berkompeten dalam hal penentuan titik koordinat, batas dan peta yang jadi acuan melakukan fasilitasi tapal batas," ujar Tendean kepada Tribun Manado, di Kantor Gubernur, Selasa (6/11/2012) sore.

Tendean menekankan, pemprov sebagai fasilitator sudah punya hasil kajian, tak ada lagi perubahan. Sungai buyat menjadi batas kedua kabupaten itu. "Dalam proses fasilitasi batas, tetap kita menggunakan dokumen dari bakosurtanal. Tidak akan perubahan lagi. Mulai peta desa kecamatan, saat pemekaran batas disitu (sungai buyat). Sesuai dengan batas bakosurtanal. Tak mungkin melewati," sebutnya.

Pernyataan berbeda justru disampaikan Bupati Boltim Sehan Landjar, pembicaraan tapal batas kata dia belum tuntas "Masih pembicaraan," ujarnya.

Landjar ingin agar Bakosurtanal harus terlibat. Menurut dia, sejak 2004 penyelesaian titik koordinat batas belum diselesaikan sehingga perlu barkosurtanal turun kembali melakukan penelitian.

"Saya berharap pemprov jadi fasilitator dalam penyelesaian tapal batas, bagaimana agar lembaga yang punya legitimasi Bakosurtanal bisa dilibatkan," ungkapnya.

"Kalau sudah seperti itu boltim tak akan permasalahkan lagi, supaya saya tidak punya beban moril," tegasnya.

Sengketa tapal batas itu pun sempat berlarut. Pembahasan tata letak batas jadi perdebatan pemkab Boltim dan Mitra.

Boltim mengklaim mengkalim batas kabupatennya bukan di sungai buyat, sementara Mitra berkeras, sejak lama batas dari jembatan sungai buyat sampai muara sudah menjadi batas alam yang  digunakan sejak dua kabupaten itu belum dimekarkan.

Sudah jadi rahasia umu lokasi itu berpotensi punya kandungan emas.

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved