KDRT

Mahasiswi Universitas Ichsan Gorontalo Dianiaya Suaminya

Tadi pagi saya dipukul. Suami saya marah-marah.

Laporan Wartawan Tribun Gorontalo Budi Susilo

TRIBUNMANADO, GORONTALO - Malang benar nasib seorang mahasiswi Universitas Ichsan Gorontalo dianiaya oleh suaminya di kediamannya Jalan Manggis, Kelurahan Limbabe Kota Gorontalo.

Wanita yang minta namanya dirahasiakan ini berusia 22 tahun, sudah menikah dan memiliki seorang anak 4 bulan.

"Tadi pagi saya dipukul. Suami saya marah-marah. Lengan dan paha saya dipukul," tuturnya kepada Tribun Gorontalo di ruang SPK Polresta Gorontalo, Rabu (31/10/2012).

Peristiwa tersebut, membuatnya tertekan. Pasalnya pagi hari saat bangun tidur ia mengalami kekerasan fisik oleh suaminya. Tanpa alasan jelas, ia dilukai.

"Saya sekarang masih kuliah. Suami saya tidak lagi kerja di distro. Sudah berhenti kerja puasa yang lalu. Padahal saya sudah beri semangat supaya ia cari kerja, tapi tidak mau," katanya.

Selain melakukan kekerasan, suaminya pun sebelumnya telah berselingkuh dengan wanita lain. "Saya juga temukan bukti ada foto setengah bugil ia dan pasangan selingkuh di handphone-nya," tutur korban yang menikah dengan suaminya sejak satu tahun lalu.

Kontan sejak ketahuan seperti itu, ia melaporkan suaminya ke polisi dengan tuduhan melakukan perzinaan. "Kasusnya sedang diproses polisi. Ia kena dua pasal zina dan kekerasan dalam rumah tangga," katanya.

Mahasiswi ini mengharapkan, keutuhan rumah tangganya tidak ingin dipertahankan. Lebih baik, katanya bercerai karena suaminya tidak mampu lagi menafkahi anak dan istri.

Editor: Robertus_Rimawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help