Sabtu, 20 Desember 2014
Tribun Manado

Poli Minta Pegawai yang Kena TGR Bertanggungjawab

Selasa, 30 Oktober 2012 23:30 WITA

Laporan Wartawan Tribun Manado Warstef Abisada

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON
- Arnold Poli, Sekretaris Kota Tomohon meminta kepada seluruh pegawai fungsional maupun struktural yang kena tuntutan ganti rugi (TGR), agar segera menindaklanjuti sesuai temuan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Sebab, jika diabaikan, maka yang bersangkutan siap-siap untuk masuk ke ranah pidana, karena dinilai tak bertanggungjawab atas apa yang telah dilakukannya.

“Saya mintakan yang kena TGR baik pegawai fungsional maupun struktural harus bertanggungjawab, sebab jika tidak maka suatu saat akan diproses secara pidana karena dianggap telah merugikan keuangan Negara,” ujar Poli, Selasa (30/10/2012)

Ia mengatakan khusus temuan pada tahun anggaran 2011 sekitar Rp 3,2 Miliar, memang sementara ditindaklanjuti pihaknya, dengan membuat perjanjian kesedian mengembalikan hingga masa waktu 2 tahun ke depan. “Sebagian besar temuan tahun 2011 sudah dikembalikan, jika sudah selesai maka akan lanjut dengan yang lebih berat pada tahun anggaran sebelumnya, baik 2010, 2009, dan seterusnya,” katanya.

Menurut Poli, Pemerintah Kota Tomohon dibawah kendali Wali Kota Jimmy Eman kini memang menanggung beban berat. Sebab, diwajibkan untuk mengembalikan TGR sedikitnya Rp 129 Miliar, sesuai temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) berdasarkan hasil pemeriksaan sejak tahun 2004 hingga 2010. Tak hanya itu, predikat disclaimer pun tak pernah lepas selang tiga tahun terakhir, akibat tak tuntasnya tindak lanjut temuan dimaksud.

“Saya pribadi memang prihatin dengan adanya temuan sebesar ini, apalagi dalam sidang yang pernah dilakukan Tim TGR, ada pegawai yang nyaris menangis karena harus mengembalikan uang, pada hal dirinya tak pernah menerima serupiah pun, apalagi sampai menggunakannya. Tapi, karena yang bersangkutan bertandatangan pada dokumen, maka tetap harus bertanggungjawab, meski tak menikmati uang tersebut,” ujar Poli sembari menambahkan temuan terbanyak terjadi pada tahun 2010 yang angkanya berkisar Rp 20 hingga 30 Miliar.

Alex Uguy, Inspektur Kota Tomohon Alx Uguy menambahkan TGR yang dikembalikan tahun 2011 mencapai Rp 1 Miliar. “Ada 5 SKPD yang memiliki TGR terbanyak pada tahun 2011, yakni Bappeda, DPPKAD, Komisi AIDS, Sekretariat Kota dan Sekretariat DPRD. Mereka sudah mengembalikan, tapi belum tuntas,” tukasnya.
Penulis: Warsteff_Abisada
Editor: Robertus_Rimawan

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas