Kamis, 27 November 2014
Tribun Manado

Masyarakat Kahuku Resah Kabar Kedatangan Pasukan Brimob

Senin, 1 Oktober 2012 15:19 WITA

Masyarakat Kahuku Resah Kabar Kedatangan Pasukan Brimob
Ist
Brimob.
Laporan Wartawan Tribun Manado Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID,  AIRMADIDI
-  Terjadi keresahan Warga Desa Kahuku, Pulau Bangka, di lokasi pengeboran tambang bijih besi PT Mikgro Metal Perdana (MMP) pasca terbakarnya sebuah ekcavator, subuh tadi.

"Ada informasi ada 50 personel brimob diturunkan masuk di pulau. Jujur saya katakan masyarakat resah," ungkap Didi salah seorang warga Desa Kahuku kepada Tribun Manado, lewat sambungan ponsel, Senin (1/10/2012).

Didi berharap informasi tersebut tidak benar, karena tak sepantasnya Brimob harus turun langsung ikut campur dalam pro kontra masyarakat soal eksplorasi tambang bijih besi PT MMP "Mau apa Brimob disini. Memangnya ada teroris sampai harus turun brimob," ujarnya.

Terpisah, Kombes Godhelp Masnembra, Kasat Brimob membenarkan akan ada pengamanan dari Brimob. Hal itu sesuai disposisi dari Kapolda Brigjen Dicky Atotoy. "Memang ada Disposisi Kapolda untuk pengamanan. Tapi belum (lakukan)," sebut Masnembra.

Masnembra pun membantah kabar 50 personel brimob akan diturunkan di Pulau Bangka. "Itu tidak benar ada provokator ini. Mau apa disana? Memangnya kita mau tangani teroris, atau gerilyawan, harus pakai nalar, tidak benar informasi itu," ungkapnya.
Penulis: Ryo_Noor
Editor: Robertus_Rimawan

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas