Kriminalitas
Penumpang Rampas Motor Viktor
Melihat lagak pelaku tersebut, Viktor langsung melarikan diri karena merasa nyawanya terancam.
Penulis: Aldi Ponge | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Viktor Ridel Sumarandak (16) warga Ranotana Weru Lingkungan X kecamatan Wanea melaporkan peristiwa perampasan sepeda motor yang dialaminya, Minggu (23/9/2012) sekitar pukul 18.00 Wita.
Di hadapan polisi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Manado ini menuturkan peristiwa yang hingga membuatnya ketakutan bahkan nyaris menghilangkan nyawanya ini terjadi saat dirinya sedang mengojek penumpang di pasar Karombasan. "Dia (pelaku) meminta diantarkan ke SMP 4," katanya dihadapan polisi.
Tak ada perasaan curiga, di matanya pelaku hanya seperti penumpang pada umumnya. Minta diantarkan, dibayar jika sampai tujuan lalu pergi. Namun sungguh diluar dugaan pelaku sedang merencanakan sesuatu yang buruk terhadapnya. "Di SMP 4, dia (pelaku) menawarkan mengendarai sepeda motor dan saya berikan," ujar Viktor.
Perjalanan pun dilanjutkan mengarah ke jalan menuju Koka tepatnya di Tingkulu lingkungan V. Tiba-tiba menghentikan sepeda motor lalu menurunkan dirinya, sembari mengancam korban dengan berlagak akan mencabut pisau di pinggang kirinya. "Dia turunkan saya dan bilang. Kenapa? kamu tidak senang mengantarkan saya?.Sambil tangannya dibalik pinggang sebelah kiri," ungkap Viktor.
Melihat lagak pelaku tersebut, Viktor langsung melarikan diri karena merasa nyawanya terancam. Sayangnya, Viktor meninggalkan sepeda motornya Yamaha Vega ZR warna biru bernomor polisi DB 9054 RZ sehingga dengan mudah dibawa lari pelaku. Atas kejadian tersebut Viktor memutuskan melaporkan kasus tersebut ke Mapolsek urban Wanea.
Kapolsek urban Wanea AKP H Gultom saat dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Iptu Andiek Budhi membenarkan adanya laporan tersebut dan masih dalam penyelidikan pihaknya.