Pilkada Minahasa
Partai dan Figur, Kekuatan Utama CNR-DJT
Kekuatan partai Golkar dan Partai Demokrat menjadi modal utama bagi kemenangan Careig Naichel Runtu – Denny Jhonlie Tombeng
TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO -
Kekuatan partai Golkar dan Partai Demokrat menjadi modal utama bagi
kemenangan Careig Naichel Runtu – Denny Jhonlie Tombeng
(CNR-DJT), di Pemilukada Minahasa 2012.
“Di Minahasa, kekuatan partai menjadi salah satu faktor utama kemenangan seorang kandidat. Golkar dan Demokrat yang memiliki infrastruktur kuat di Minahasa, sangat berpeluang untuk bisa menjadi pemenang,” kata Wakil Sekretaris DPD I Partai Golkar Sulut Eddyson Masengi.
Infrastruktur partai ini ditambahkan Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD
Sulut
ini, sudah menjadi darah daging di tubuh warga Minahasa. Sebab menjadi
kebanggan bagi mereka untuk menjadi seorang Golkar sejati, sehingga
tidak bisa ditawar dengan apapun.
Itulah yang kemudian
menjadikan Golkar selama ini bisa terus memimpin Minahasa. Edison
mencontohkan, perhatian Stefanus Vreeke Runtu (SVR)
sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulut, sangat besar perannya dalam
membangun infrastruktur partai hingga ke tingkat desa-desa. Serta
menjadikan Golkar sebagai identitas kebanggaan warga Minahasa.
“Hal yang sama dilakukan Careig sebagai Ketua Golkar Minahasa saat
ini.
Dia mengetahui dan memiliki talenta untuk dekat dengan warga sesuai
caranya sendiri. Karena itu, kebanggaan terhadap partai dan keinginan
warga untuk terus menjadikan Golkar memimpin Minahasa ini tidak pernah
luntur,” tambahnya.
Beberapa kasus yang terjadi dengan adanya kader yang membelot
menurutnya, bukan karena partainya. Melainkan karena kompleksitas
permasalahan pada diri kader tersebut, dan kemudian memiliki pengharapan lebih tinggi terhadap partai namun tidak tercapai.
“Sederhana saja, yang berada di bawah memiliki keikhlasan dan kebanggan dengan partainya dan itu tidak bisa tergoyahkan dengan apapun. Makanya Golkar menegaskan, suara rakyat suara Golkar,” jelasnya.
Karena itu, beda dengan Jakarta saat kemenangan Joko Widodo-Basuki
Tjahaja
Purnama (Jokowi-Ahok) yang lebih ditentukan oleh figur dan media. Di
Minahasa, kekuatan partai dan figur kuat dari CNR-DJT akan menjadi
faktor utama kemenangan pada 12 Desember nanti.
“Kalau kekuatan partai dan figur sudah bersatu, dan Tuhan punya keinginan keduanya mereka pemimpin Minahasa periode 2013-2018, maka tidak ada satupun yang bisa menghalanginya,” pungkas Masengi.
Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Demokrat Sulut Marthen Manoppo
menegaskan. Kekuatan dua figur besar CNR-DJT terus unggul, karena seringnya mereka hadir ke rumah-rumah warga Minahasa.
“Kalau untuk sekedar pencitraan, maka istilahnya halaman koran tidak akan cukup untuk memuat semua berita. CNR-DJT tiap hari. Ini menunjukkan keduanya terus bekerja dan bertemu warga dan real itu dilakukan tanpa ada keinginan untuk sekedar hanya publikasi semata seperti kandidat lain,” kata Manoppo. (luc)