Tinggal di Sulut yang
dikelilingi beberapa gunung berapi aktif membuat Brigitta Pandeiroot
sadar bahaya yang menghantui setiap saat. Namun dibalik potensi bahaya
tersebut dirinya menyimpan keprihatinan karena tidak pernah ada
pelatihan atau sosialisasi bagaimana cara menyelamatkan diri dari
kejadian bencana alam.
Menurutnya sebagai orang Minahasa dirinya
sudah terbiasa merasakan gempa bumi. Namun menurutnya langkah
menyelamatkan diri jika terjadi bencana seperti itu tidak diketahui
semua masyarakat. Kondisi ini berbeda dengan masyarakat di Jepang yang
semuanya telah mengetahui apa yang harus dilakukan jika terjadi bencana
alam.
"Pengetahuan tentang tindakan yang dilakukan jika terjadi
bencana letusan gunung berapi atau gempa bumi bisa menjadi pembeda yang
besar antara selamat atau menjadi korban. Banyak masyarakat yang tidak
mengetahui apa yang harus dilakukan jika terjadi bencana," ujarnya.
Menurutnya
tindakan seperti keluar dari bangunan jika terjadi gempa diketahui
bukan dari pemangku kekuasaan atau pihak berwenang. Menurutnya
pengetahuan seperti itu diketahui dari media massa. (luc)
Editor : Andrew_Pattymahu
Bergabunglah dengan Tribun Manado Sharing Community untuk update berita Sulawesi Utara dan berbagi informasi kegiatan komunitas Anda.
Follow twitter kami di @Tribun_Manado untuk mengakses berita melalui twitter.