• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 1 November 2014
Tribun Manado

Minsel Hujan Es, Ini Jawabannya

Rabu, 19 September 2012 23:07 WITA
Minsel Hujan Es, Ini Jawabannya
Ist
Fenomena hujan es sempat diabadikan oleh seorang warga Minsel kemudian menjadikannya profil picture BlackBerry Messenger.
Laporan Wartawan Tribun Manado Herviansyah

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO
- Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Agatha Mayasari mengatakan adanya fenomena hujan es di Minahasa Selatan (Minsel), tidak ada kaitannya sama sekali dengan Gunung Soputan meletus.

"Hujan es terjadinya karena awan sibi ketinggiannya cukup rendah, yaitu setinggi 600 meter," ujarnya, Rabu (19/9/2012).

Agatha menambahkan akibat rendahnya awan tersebut sehingga kristal es yang seharusnya cair ketika sampai permukaan bumi tidak terjadi, sehingga masih berbentuk kristal es. "Pembentukan awan hujan, akibat penguapan berupa kristal es, ketika hujan, terjadi karena adanya pencairan," katanya.

Ditambah lagi adanya angin permukaan yang cukup kencang sehingga terjadi hujan kristal es. Fenomena tersebut bisa terjadi di daerah mana saja, asalkan adanya awan sibi dengan ketinggian rendah.

Sedangkan secara umum cuaca di Sulut telah memasuki masa transisi ke musim hujan. Namun demikian hujan yang terjadi saat ini karena pengaruh lokal saja."Secara umum di daerah Sulut untuk cuaca hujan ringan, dengan kecepatan angin 20 sampai dengan 30 kilometer per jam," katanya.

Pengaruh regional adanya tekanan rendah di Filipina dan utara Papua. Dengan suhu udara berkisar 23-32 derajat celsius.
Penulis: Herviansyah
Editor: Robertus_Rimawan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas